7 Manfaat Ampas Teh untuk Pupuk Organik Tanaman Hias
7 Manfaat Ampas Teh untuk Pupuk Organik Tanaman

Bagi banyak orang, meminum teh hangat di pagi hari sudah menjadi tradisi. Namun, setelah selesai menyeduh, ampas teh biasanya langsung berakhir di tempat sampah. Padahal, sisa daun teh ini menyimpan potensi besar sebagai pupuk organik alami. Daun teh diketahui mengandung 4,15 persen nitrogen serta nutrisi penting lainnya yang bermanfaat untuk menyuburkan tanah.

Kandungan Nutrisi Ampas Teh

Selain kandungan nutrisinya, asam tanat (tannic acid) dalam ampas teh dapat membantu menetralkan pH tanah, sebuah kondisi yang sangat ideal bagi pertumbuhan tanaman. Melansir dari Balcony Garden Web, berikut adalah 7 manfaat ampas teh untuk kebun dan tanaman hias Anda.

1. Menyuburkan Tanah

Ampas teh kaya akan nitrogen yang membantu pertumbuhan daun dan batang tanaman. Cukup taburkan ampas teh bekas di sekitar pangkal tanaman, lalu siram dengan air agar nutrisi meresap.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

2. Meningkatkan Drainase Tanah

Tekstur ampas teh yang ringan membantu memperbaiki struktur tanah, terutama tanah liat yang padat. Campurkan ampas teh ke dalam media tanam untuk meningkatkan aerasi dan drainase.

3. Menjaga Kelembaban Tanah

Ampas teh mampu menahan air, sehingga membantu menjaga kelembaban tanah lebih lama. Ini sangat berguna untuk tanaman yang membutuhkan kelembaban tinggi.

4. Menetralkan pH Tanah

Asam tanat dalam ampas teh membantu menetralkan pH tanah yang terlalu basa. Tanaman seperti mawar, azalea, dan camelia sangat menyukai kondisi tanah yang sedikit asam.

5. Mengusir Hama

Aroma ampas teh dapat mengusir beberapa hama seperti semut, kutu daun, dan ulat. Taburkan ampas teh di sekitar tanaman untuk perlindungan alami.

6. Menambah Mikroorganisme Baik

Ampas teh yang terurai menjadi kompos akan menarik mikroorganisme tanah yang bermanfaat, seperti cacing tanah, yang membantu menggemburkan tanah dan mempercepat dekomposisi.

7. Pupuk Cair Alami

Rendam ampas teh dalam air selama 24-48 jam, lalu saring dan gunakan airnya sebagai pupuk cair. Semprotkan pada daun atau siramkan ke tanah setiap dua minggu sekali.

Dengan memanfaatkan ampas teh, Anda tidak hanya mengurangi limbah dapur, tetapi juga memberikan nutrisi alami bagi tanaman. Selamat berkebun!

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga