Wisatawan Terluka Usai Terlempar dari Donat Boat di Pantai Pinrang
Wisatawan Terluka dari Donat Boat di Pantai Pinrang

Wisatawan Terluka Usai Terlempar dari Donat Boat di Pantai Pinrang

Sebanyak lima orang wisatawan mengalami luka-luka setelah terpental dari wahana donat boat di Pantai Harapan Ammani, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Insiden ini terjadi akibat manuver pengemudi yang diduga terlambat, menyebabkan wahana terlalu dekat dengan bibir pantai.

Kronologi Kecelakaan di Pantai Harapan Ammani

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 31 Maret 2026, di Pantai Harapan Ammani, Desa Mattirotasi, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang. Awalnya, operator donat boat bermain di tengah laut dengan kondisi yang aman dan pengunjung tetap bertahan di wahana.

Seorang korban, Esty, menceritakan bahwa mereka berlima naik banana boat dan bermain di tengah laut tanpa masalah. "Kami ada lima orang naik banana boat dan bermain di tengah laut dan semuanya berjalan seru. Tidak ada ombak besar dan kami juga tidak terjatuh," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Manuver Pengemudi yang Terlambat Picu Kecelakaan

Situasi berubah ketika wahana donat boat mulai diarahkan kembali menuju pinggir pantai. Pengemudi kapal yang menarik donat boat diduga terlambat melakukan manuver, sehingga posisi wahana menjadi terlalu dekat dengan bibir pantai.

Esty menjelaskan, "Sepertinya pengemudi salah prediksi saat mau berbelok. Kami sudah terlalu dekat ke tepi, dan akhirnya terjadilah kecelakaan." Akibatnya, kelima wisatawan terlempar dari wahana dan mengalami luka memar di berbagai bagian tubuh.

Penanganan Medis dan Dukungan Pengelola

Esty mengalami luka memar di betis, dada, dan leher, sementara korban lainnya juga mengalami cedera serupa. Segera setelah kejadian, mereka mendapatkan penanganan medis di puskesmas setempat. Pihak pengelola pantai turut membantu dengan menanggung biaya pengobatan untuk para korban.

Insiden ini menyoroti pentingnya keselamatan dalam operasi wahana air di destinasi wisata. Pengelola diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan pelatihan bagi operator untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga