Jakarta OSES Energi Perkuat Ekonomi Pariwisata Kepulauan Seribu Lewat Program TJSL
JOE Perkuat Pariwisata Kepulauan Seribu dengan Program Sosial

Jakarta OSES Energi Perkuat Ekonomi Pariwisata Kepulauan Seribu Lewat Program TJSL

PT Jakarta OSES Energi (JOE) secara resmi mengaktifkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang bertujuan memperkuat sektor pariwisata berbasis masyarakat dan meningkatkan peluang ekonomi lokal di Kepulauan Seribu, Jakarta. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga setempat.

Dukungan Konkret untuk Penguatan UMKM dan Destinasi Wisata

Direktur PT Jakarta OSES Energi, Astar Simorangkir, menegaskan bahwa dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan investasi sosial strategis yang mampu menciptakan efek pengganda bagi perekonomian daerah. "Program ini dirancang sebagai bagian dari strategi TJSL berkelanjutan kami yang berfokus pada penguatan kapasitas ekonomi masyarakat serta penataan kawasan wisata secara komprehensif," ujar Astar dalam keterangan resmi, Jumat 13 Februari 2026.

Lokasi utama yang menjadi fokus implementasi program adalah Jembatan Cinta yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Kawasan ini dinilai memiliki potensi strategis untuk meningkatkan kunjungan wisata dan pendapatan pelaku UMKM. "Dukungan kami mencakup peningkatan kualitas layanan, perbaikan tata kelola kawasan, serta penguatan daya saing pelaku UMKM di sekitar Jembatan Cinta," jelas Astar.

Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan Prinsip Keberlanjutan

Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, menyambut baik inisiatif ini dan mengapresiasi konsistensi kontribusi JOE. "Kolaborasi semacam ini diharapkan tidak berhenti di satu lokasi, tetapi dapat dikembangkan dan disinergikan untuk pulau-pulau lain di Kepulauan Seribu agar manfaatnya semakin luas dan merata," tutur Fadjar.

Astar menambahkan bahwa program TJSL ini selaras dengan komitmen perusahaan dalam membangun ekonomi berkelanjutan yang mengedepankan prinsip inovasi, keberlanjutan, dan dampak nyata. "Keselarasan ini menjadi landasan bagi setiap inisiatif sosial perusahaan, termasuk dalam kerangka Pembangunan Berkelanjutan Jakarta OSES Energi," paparnya.

Bantuan Sarana Prasarana dan Program Strategis Lingkungan

Sebagai bentuk dukungan konkret, JOE telah menyerahkan berbagai bantuan logistik kepada pelaku UMKM, antara lain:

  • Meja payung dan kursi untuk area komersial
  • Tempat sampah untuk menjaga kebersihan lingkungan
  • Lampu hias warung dan taman untuk meningkatkan estetika
  • Papan nama kios UMKM untuk identifikasi yang lebih baik

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas UMKM serta menciptakan kawasan wisata yang lebih tertata, nyaman, dan menarik bagi pengunjung.

Selain itu, perusahaan telah melaksanakan sejumlah program strategis berbasis lingkungan, yaitu:

  1. Program Blue Economy melalui penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang bersama tim KKN UGM pada Desember 2024 untuk pelestarian ekosistem pesisir.
  2. Peningkatan estetika dan penataan kawasan Jembatan Cinta bersama Pokdarwis Tidung pada Agustus 2025 guna memperkuat daya tarik wisata berbasis komunitas.
  3. Dukungan sarana prasarana bagi 15 UMKM Jembatan Cinta bersama Karang Taruna Kabupaten Kepulauan Seribu pada periode Desember 2024 hingga Januari 2025.

Komitmen Jangka Panjang untuk Pembangunan Wilayah

Melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan dunia usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat, PT Jakarta OSES Energi berkomitmen untuk terus menghadirkan program TJSL yang terukur, berdampak positif, dan berkelanjutan bagi pembangunan Kepulauan Seribu. "Ini merupakan bentuk nyata dukungan ekonomi perusahaan kepada masyarakat sekitar, sekaligus investasi jangka panjang untuk pariwisata yang inklusif dan ramah lingkungan," pungkas Astar.