Penyelidikan Kematian Misterius 72 Harimau di Taman Wisata Thailand
72 Harimau Mati Misterius di Taman Wisata Thailand

Penyelidikan Kematian Misterius 72 Harimau di Taman Wisata Thailand Utara

Pihak berwenang di Chiang Mai, Thailand Utara tengah, sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait kematian misterius puluhan harimau di sebuah tempat wisata populer. Insiden tragis ini menewaskan sebanyak 72 ekor harimau dalam kurun waktu kurang dari dua pekan pada bulan ini, menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan aktivis lingkungan dan masyarakat setempat.

Lokasi Kejadian di Tiger Kingdom Chiang Mai

Tempat yang menjadi lokasi kejadian adalah dua taman yang dikenal dengan nama Tiger Kingdom Chiang Mai. Taman wisata ini terkenal karena menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung untuk menyentuh dan berinteraksi secara langsung dengan kucing besar tersebut. Praktik ini telah menjadi daya tarik utama bagi turis domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke wilayah Thailand Utara.

Data dan Fakta Mengenai Populasi Harimau

Berdasarkan laporan yang dikutip dari BBC pada Selasa, 24 Februari 2026, diketahui bahwa terdapat kurang lebih 240 ekor harimau yang tinggal di kedua taman tersebut. Dari jumlah total populasi itu, sebanyak 72 ekor harimau dilaporkan tewas secara misterius dalam periode yang sangat singkat. Kematian massal ini terjadi tanpa penyebab yang jelas, sehingga mendorong otoritas setempat untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh.

Penyelidikan yang sedang berlangsung difokuskan untuk mengungkap faktor-faktor yang mungkin menjadi pemicu kematian harimau-harimau tersebut. Beberapa spekulasi awal menyebutkan kemungkinan adanya penyakit menular, keracunan makanan, atau kondisi lingkungan yang tidak mendukung. Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola taman maupun otoritas terkait yang dapat mengonfirmasi penyebab pasti dari insiden ini.

Dampak dan Respons Terhadap Kejadian

Kematian 72 harimau ini tentu menimbulkan dampak signifikan, tidak hanya bagi kelangsungan operasional taman wisata, tetapi juga bagi upaya konservasi satwa langka. Harimau merupakan spesies yang dilindungi dan keberadaannya semakin terancam akibat berbagai faktor, termasuk perdagangan ilegal dan hilangnya habitat alami. Insiden di Chiang Mai ini kembali menyoroti pentingnya pengelolaan yang bertanggung jawab terhadap fasilitas yang menampung satwa liar.

Masyarakat internasional, khususnya organisasi perlindungan hewan, telah mulai menyuarakan keprihatinan mereka atas kejadian ini. Mereka mendesak agar penyelidikan dilakukan secara transparan dan komprehensif untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan. Selain itu, ada juga tuntutan untuk mengevaluasi kembali praktik-praktik interaksi langsung antara pengunjung dengan harimau, mengingat potensi risiko yang mungkin timbul baik bagi hewan maupun manusia.

Otoritas Chiang Mai diharapkan dapat segera mengumumkan hasil penyelidikan mereka, sehingga langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang tepat dapat segera diimplementasikan. Kejadian ini juga diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi pengelola taman wisata serupa di seluruh dunia untuk lebih memperhatikan kesejahteraan dan keselamatan satwa yang berada di bawah pengawasan mereka.