Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada Selasa (12/5/2026) dan Rabu (13/5/2026). Masyarakat dan para pemangku kepentingan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya hujan lebat yang disertai angin kencang.
Potensi Bencana Hidrometeorologi
Cuaca ekstrem ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Oleh karena itu, BMKG meminta semua pihak untuk mempersiapkan langkah antisipasi guna mengurangi risiko dampak buruk yang mungkin timbul.
Imbauan untuk Pengendara
Para pengendara juga diminta untuk lebih waspada saat berkendara, terutama di jalan raya. Hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan. Kondisi jalan yang licin dan jarak pandang yang terbatas menjadi ancaman serius bagi keselamatan.
Bahaya Pohon Tumbang dan Baliho Roboh
Selain itu, masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi pohon atau dahan tumbang, baliho roboh, genangan air, dan sambaran petir. BMKG menyarankan agar tidak berteduh di bawah pohon besar atau bangunan yang tidak kokoh saat hujan dan angin kencang terjadi.
Langkah Antisipasi
BMKG merekomendasikan beberapa langkah antisipasi yang dapat dilakukan, antara lain:
- Memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.
- Menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk.
- Memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat untuk mencegah genangan.
- Mengamankan barang-barang yang mudah terbawa angin.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan persiapan yang matang, diharapkan dampak dari cuaca ekstrem ini dapat diminimalisir. BMKG terus memantau perkembangan cuaca dan akan memberikan informasi terbaru secara berkala.



