Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) resmi meluncurkan Kafe Buruh Presisi, sebuah inovasi pelayanan publik yang memadukan ruang dialog ketenagakerjaan dengan Posko Industrial Ketenagakerjaan. Berlokasi di Jalan Jenderal A. Yani, Kelurahan 9/10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, fasilitas ini menjadi yang pertama di Indonesia di tingkat Kepolisian Daerah. Inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis.
Rumah Bersama Pekerja dan Pemangku Kepentingan
Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana menyatakan bahwa Kafe Buruh Presisi adalah rumah bersama bagi seluruh pekerja dan pemangku kepentingan ketenagakerjaan di Sumatera Selatan. "Kafe Buruh Presisi kami hadirkan sebagai tempat silaturahmi, ruang dialog, sekaligus wadah mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan. Tempat ini adalah milik bersama yang harus dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang baik sehingga hubungan industrial tetap harmonis dan situasi kamtibmas tetap kondusif. Polri tidak mungkin bekerja sendiri menjaga keamanan. Karena itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk serikat pekerja, untuk menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas Sumatera Selatan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2026).
Kafe Buruh Presisi dirancang sebagai ruang komunikasi yang lebih terbuka, humanis, dan mudah diakses oleh pekerja maupun pelaku usaha. Peresmian dilakukan hari ini dengan diawali dialog bersama perwakilan sepuluh organisasi serikat pekerja dan serikat buruh se-Sumatera Selatan. Sebanyak 50 perwakilan dari sepuluh organisasi mengikuti dialog terbuka sebagai wadah penyampaian aspirasi sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan kalangan pekerja.
Fasilitas Lengkap dan Dukungan UMKM
Selain area diskusi informal, fasilitas ini dilengkapi Posko Industrial Ketenagakerjaan yang diisi personel dari fungsi Intelkam, Ditreskrimsus, serta Desk Ketenagakerjaan Polda Sumsel. Posko ini memberikan pendampingan, menerima informasi, memfasilitasi penyelesaian persoalan hubungan industrial, serta memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik ketenagakerjaan. Di dalam kawasan tersebut juga tersedia ruang bagi pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi keluarga pekerja.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menambahkan, "Kafe Buruh Presisi bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi menjadi simbol kehadiran negara melalui Polri dalam mendengar, memfasilitasi, dan mencari solusi atas persoalan ketenagakerjaan. Kami berharap fasilitas ini menjadi ruang komunikasi yang produktif, memperkuat sinergi antara pekerja, pengusaha, pemerintah, dan kepolisian sehingga tercipta hubungan industrial yang sehat, produktif, serta mampu menjaga stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan."
Implementasi Program Presisi Polri
Keberadaan Kafe Buruh Presisi merupakan implementasi Program Presisi Polri yang diinisiasi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, meningkatkan perlindungan terhadap pekerja, menjaga iklim investasi yang sehat, serta memperkuat stabilitas ekonomi nasional. Melalui pendekatan dialogis, Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai fasilitator yang menjembatani komunikasi antara pekerja, perusahaan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Dalam dialog tersebut, perwakilan serikat buruh menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Sumsel yang dinilai menghadirkan paradigma baru dalam hubungan antara Polri dan kalangan pekerja. Menurut mereka, kehadiran Kafe Buruh Presisi memberikan ruang komunikasi yang lebih nyaman, terbuka, dan setara sehingga berbagai persoalan ketenagakerjaan dapat didiskusikan sejak dini sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih luas. Perwakilan serikat buruh juga berharap konsep serupa dapat direplikasi di seluruh Polres jajaran Polda Sumsel.
Komitmen Berkelanjutan dan Harapan ke Depan
Polda Sumatera Selatan berkomitmen mengoperasikan Kafe Buruh Presisi secara berkelanjutan sebagai pusat komunikasi, konsultasi, dan kolaborasi bidang ketenagakerjaan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi model pelayanan Polri yang humanis dan adaptif serta dapat dikembangkan di jajaran Polres sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan pekerja, menjaga kondusivitas hubungan industrial, dan mendukung pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan.



