Fenomena orangtua yang ikut mengantar anak mencari pekerjaan muncul di Jakarta Job Fair 2026 yang digelar di GOR Senen, Jakarta Pusat pada awal Juni 2026 lalu. Salah satu pengunjung, Agustinus (61), datang bukan untuk mencari pekerjaan bagi dirinya sendiri, melainkan mewakili putranya yang berusia 27 tahun untuk menyerahkan lamaran kerja.
Agustinus Wakili Putra yang Sakit
Agustinus mengungkapkan bahwa putranya adalah seorang Sarjana Hukum yang saat ini sedang kurang sehat. "Bukan saya yang cari kerja, tapi buat anak saya. Dia usianya 27 tahun, Sarjana Hukum. Karena dia lagi kurang sehat hari ini, saya dan istri yang datang ke sini mengantarkan CV-nya," ujar Agustinus kepada Kompas.com pada Jumat (5/6/2026).
Perubahan Peran Orangtua
Fenomena ini menunjukkan perubahan peran orangtua yang tidak hanya mengantar anak hingga gerbang sekolah atau kampus, tetapi juga hingga ke dunia kerja. Kehadiran orangtua di job fair menjadi pemandangan yang cukup umum, di mana mereka membantu anak-anaknya yang mungkin merasa cemas atau kurang percaya diri dalam mencari pekerjaan.
Dampak pada Pencari Kerja Muda
Meskipun niat orangtua baik, fenomena ini juga menimbulkan pertanyaan tentang kesiapan mental dan kemandirian generasi muda dalam menghadapi persaingan kerja. Para ahli menyarankan agar orangtua tetap memberikan dukungan namun tidak mengambil alih peran anak dalam proses pencarian kerja.



