KSPSI dan KSBSI Dukung Penuh Program Prabowo, Dasco Janjikan Keterlibatan Buruh
KSPSI-KSBSI Dukung Program Prabowo, Dasco Libatkan Buruh

KSPSI dan KSBSI Tegaskan Dukungan untuk Program-Pro Rakyat Prabowo

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dan Presiden Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Selasa (3/aret/2026). Pertemuan ini membahas berbagai isu strategis, termasuk dukungan penuh dari serikat buruh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Komitmen Dukungan dan Komunikasi Informal dengan Presiden

Andi Gani menyampaikan bahwa KSPSI, bersama KSBSI dan KSPI pimpinan Said Iqbal, memberikan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo untuk melaksanakan program-program yang pro-rakyat. "Kami yakin betul Pak Presiden mempunyai keberpihakan sangat-sangat kuat karena pertama kali dalam sejarah gerakan buruh, beliaulah yang pertama kali mau hadir dalam acara May Day dan akan dilanjutkan tahun ini," tegas Andi Gani.

Lebih lanjut, Andi Gani mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo sering berkomunikasi secara informal dengan serikat buruh. Komunikasi ini dinilai sangat terbuka dan egaliter, dengan Presiden selalu responsif terhadap keluhan dan masukan dari para buruh. "Banyak publik yang tidak tahu bahwa kami melakukan komunikasi langsung dalam menjaga masalah dan beliau merespons dengan sungguh sangat cepat dan penuh perhatian terhadap buruh Indonesia," tambahnya.

KSBSI Juga Sampaikan Dukungan dan Harapan

Elly Rosita Silaban dari KSBSI menyatakan dukungan serupa terhadap semua program pemerintahan Prabowo. Dia menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah dalam membahas undang-undang dan reaktivasi Program Bantuan Iuran (PBI). "Inilah yang kami banggakan dari beliau yang memang menyiapkan waktu buat kami," ujar Elly, menegaskan komitmen KSBSI untuk mendukung pemerintah.

Dasco Janjikan Keterlibatan Serikat Buruh dalam RUU Ketenagakerjaan

Dalam pertemuan tersebut, Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa pembahasan Revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan akan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk serikat buruh. "DPR, Pemerintah, serikat pekerja, dan asosiasi pengusaha juga ikut," kata Dasco, menegaskan prinsip inklusivitas dalam proses legislatif.

Dasco juga membahas beberapa isu aktual, seperti polemik impor 105 ribu mobil pikap dari India dan mitigasi dampak perang di Timur Tengah terhadap tenaga kerja Indonesia. Pembahasan ini menunjukkan perhatian serius terhadap isu-isu yang memengaruhi buruh, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kesimpulan: Sinergi untuk Kepentingan Buruh

Pertemuan ini menegaskan sinergi antara serikat buruh dan pemerintah dalam mendukung program-pro rakyat. Dengan komitmen dukungan dari KSPSI dan KSBSI, serta janji keterlibatan dari DPR, diharapkan kepentingan buruh Indonesia dapat lebih terakomodasi dalam kebijakan-kebijakan mendatang. "Kami tentu akan tetap mendukung dan menjaga beliau," pungkas Andi Gani, mencerminkan optimisme dalam kolaborasi ini.