Sudin SDA Jaksel Minta Maaf Perbaikan Jalan Amblas Lenteng Agung Macet
Sudin SDA Jaksel Minta Maaf Perbaikan Jalan Amblas Macet

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Jakarta Selatan, Santo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, atas kemacetan yang terjadi akibat perbaikan jalan amblas di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Permohonan Maaf dan Target Perbaikan

Santo menyatakan permintaan maaf secara langsung di lokasi pengerjaan pada Sabtu (30/5/2026) malam. Ia menjelaskan bahwa kemacetan tidak dapat dihindari karena adanya kegiatan pembuatan crossing dan perbaikan crossing. Pihaknya berupaya mengejar target agar jalan utama dapat segera dilalui kendaraan dengan normal.

"Saya mohon maaf kepada pengguna jalan, kepada khususnya para pengendara ya, termasuk warga sekeliling sini. Mohon maaf ada terjadinya kemacetan karena ada kegiatan pembuatan crossing, perbaikan crossing," ujar Santo.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Fokus Pengerjaan Badan Jalan Utama

Pengerjaan difokuskan pada bagian induk atau badan jalan utama agar kemacetan tidak berlarut-larut. Santo menargetkan dalam tiga hari ke depan bagian utama dapat diselesaikan sehingga lalu lintas kembali lancar. "Mudah-mudahan dalam tiga hari ke depan ini yang induknya bisa kita selesaikan. Intinya (targetnya) lalu lintas sudah clear-lah, sudah enggak macet lagi istilahnya," tuturnya.

Metode Perbaikan dengan Box Culvert

Perbaikan dilakukan dengan memasang box culvert untuk menghubungkan aliran air dari saluran penghubung (PHB) UI menuju Sungai Ciliwung. Pihaknya menargetkan pengerjaan badan jalan sepanjang 10 meter rampung dalam tiga hari. "Untuk yang induknya kita kejar dalam waktu 3 hari ini. Perkerasan jalan itu lebarnya 8,5 meter, ditambah kanan-kirinya jadi 10 meter. Besok malam kita padatkan, kita rigid (beton). Itu nanti umur betonnya 8 jam sudah bisa dilewati," terang Santo.

Durasi Total Pengerjaan Dua Minggu

Meski jalur utama ditargetkan selesai dalam tiga hari, Santo menyebut total waktu pengerjaan hingga tuntas secara keseluruhan memakan waktu dua minggu. Hal ini disebabkan adanya pengerjaan turap batu kali di sisi jalan yang harus dilakukan secara manual karena bersinggungan dengan utilitas kabel dan tiang.

Kondisi di Lokasi Perbaikan

Pantauan detikcom di lokasi pada Sabtu (30/5) menunjukkan proses perbaikan terus dikebut hingga malam hari. Meskipun hujan, petugas dengan alat berat masih berjibaku merubuhkan turap untuk melancarkan arus air. Lalu lintas di sekitar lokasi terpantau ramai lancar, dengan kendaraan masih dapat melalui dua lajur meski dalam kecepatan rendah.

Sebelumnya, jalan amblas ini sempat memicu kemacetan parah pada Jumat (29/5) pagi. Kepadatan terjadi dari arah utara ke selatan atau dari arah Pasar Minggu menuju Depok.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga