Sidoarjo Percepat Digitalisasi dengan Internet Gratis dan Layanan Terpadu
Sidoarjo Percepat Digitalisasi dengan Internet Gratis

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berupaya mempercepat digitalisasi pemerintahan untuk menghadirkan layanan publik yang lebih mudah diakses masyarakat. Di bawah arahan Bupati Sidoarjo Subandi, penguatan ekosistem digital dilakukan melalui perluasan jaringan internet gratis hingga integrasi layanan pemerintahan dalam satu aplikasi terpadu.

Target 1.253 Titik WiFi Gratis

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo, Eri Sudewo, menyatakan bahwa Pemkab menargetkan pemasangan 1.253 titik internet atau WiFi gratis dalam periode lima tahun ke depan. "Ini bagian dari upaya Pemkab Sidoarjo untuk memperkuat ekosistem digital sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat," kata Eri, Jumat (29/5/2026).

Saat ini, sebanyak 186 titik telah terhubung. Jaringan tersebut tersebar di ruang terbuka seperti alun-alun, fasilitas pendidikan di sekolah-sekolah, sentra kuliner, hingga pasar tradisional. Perluasan akses internet ini diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari, mulai dari kebutuhan belajar, pelaku UMKM yang menjalankan usaha secara digital, hingga mempermudah akses informasi publik.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dukungan untuk Pendidikan dan UMKM

"Dengan internet yang makin mudah dijangkau, masyarakat bisa memanfaatkan layanan digital dengan lebih cepat. Anak-anak sekolah juga terbantu, pelaku UMKM juga bisa lebih berkembang karena akses digitalnya semakin terbuka," ujar Eri.

Selain infrastruktur internet, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan integrasi layanan digital dalam satu aplikasi terpadu. Selama ini terdapat 114 aplikasi yang digunakan di lingkungan Pemkab Sidoarjo dan seluruhnya akan disatukan untuk memudahkan masyarakat.

Integrasi Layanan dalam Satu Aplikasi

Melalui integrasi itu, warga nantinya dapat mengakses berbagai layanan publik lewat satu pintu digital dalam genggaman. Mulai dari mengurus dokumen kependudukan, perizinan usaha, hingga menyampaikan laporan darurat dapat dilakukan melalui hotline yang tersambung langsung di aplikasi.

"Selama ini aplikasi di Sidoarjo cukup banyak. Ke depan kami integrasikan supaya masyarakat lebih mudah. Cukup satu aplikasi untuk mengakses layanan yang dibutuhkan," terang Eri.

Ia menambahkan, percepatan digitalisasi pemerintahan mendapat dukungan penuh dari Bupati Sidoarjo Subandi. Penguatan layanan berbasis digital menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, efektif, dan mudah dijangkau masyarakat.

"Jadi yang dibangun bukan hanya sistemnya, tapi bagaimana layanan itu bisa lebih mudah, cepat, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga," tandasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga