Prabowo: Tidur Lebih Lega, Anak Desa Tak Lagi Basah-basahan ke Sekolah
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan perasaan lega yang mendalam setelah meresmikan 218 jembatan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di daerah-daerah terpencil. Ia menyatakan bahwa dengan adanya infrastruktur ini, anak-anak di desa tidak perlu lagi basah-basahan saat berangkat ke sekolah.
Pembangunan Jembatan sebagai Prioritas Strategis
Dalam acara peresmian yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden pada Senin (9/3/2026), Prabowo menegaskan bahwa jembatan-jembatan tersebut, meski berukuran tidak besar, memiliki arti yang sangat strategis bagi pemerintahannya. "Saudara-saudara sekalian, terima kasih jerih payah saudara-saudara. Sekarang saya tidur lebih lega karena anak-anak di desa-desa terpencil tidak perlu lagi menyeberangi sungai dengan keadaan bahaya terhadap keselamatannya," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa anak-anak di tempat-tempat terpencil tidak perlu lagi duduk di kelas dengan pakaian basah atau pulang dari sekolah dalam kondisi serupa. Hal ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap kepentingan rakyat, terutama dalam akses pendidikan dan aktivitas sehari-hari.
Komposisi dan Dampak 218 Jembatan
Adapun 218 jembatan yang diresmikan terdiri dari 77 Jembatan Bailey, 59 Jembatan Aramco, dan 82 Jembatan Perintis. Pembangunan ini dilaksanakan dalam waktu 2,5 bulan dan tersebar di berbagai daerah, menekankan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan.
Prabowo menjelaskan bahwa jembatan-jembatan tersebut berfungsi sebagai penghubung penting bagi masyarakat desa, memfasilitasi mobilitas untuk kegiatan ekonomi, sosial, dan pendidikan. "Inilah artinya bahwa sesungguhnya jembatan gantung di daerah terpencil yang hanya sekian meter lebarnya dan hanya sekian meter panjangnya, sesungguhnya jembatan itu adalah strategis bagi pemerintah yang saya pimpin," tegasnya.
Apresiasi kepada Prajurit TNI AD
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang terlibat dalam pembangunan jembatan. Ia meminta para pimpinan militer untuk menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mereka yang bekerja keras di lapangan.
"Saudara-saudara sekalian, Kepala Staf Angkatan Darat, para Panglima, sampaikan terima kasih saya sebagai Presidenmu, sebagai Panglima Tertinggimu. Terima kasih saya, rasa bangga saya, rasa hormat saya bahwa saya memimpin tentara yang demikian cintanya kepada rakyatnya," ucap Prabowo dengan penuh emosi.
Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan aksesibilitas di daerah terpencil semakin membaik, mendukung peningkatan kualitas hidup dan pendidikan bagi generasi muda Indonesia.
