Pemkab Bandung Desak Pemprov Jabar Segera Perbaiki Jembatan Sasak Geulis yang Kian Memprihatinkan
Pemerintah Kabupaten Bandung secara resmi mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap Jembatan Sasak Geulis, yang juga dikenal sebagai Jembatan Dakol. Infrastruktur penghubung vital yang terletak di wilayah antara Dayeuhkolot dan Bojongsoang ini dinilai sudah tidak lagi layak digunakan dan berpotensi besar membahayakan keselamatan ribuan pengguna jalan setiap harinya.
Kondisi Jembatan yang Mengkhawatirkan dan Desakan yang Menguat
Desakan dari Pemkab Bandung ini semakin menguat setelah aksi protes yang dilakukan oleh warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat (Gema) Kabupaten Bandung. Pada Jumat, 6 Februari 2026, kelompok masyarakat tersebut memasang spanduk di sekitar area jembatan sebagai bentuk kekecewaan dan keprihatinan mendalam atas kondisi infrastruktur yang disebut telah mengalami kerusakan serius.
Menurut laporan dari para aktivis dan pengamat infrastruktur, Jembatan Sasak Geulis telah menunjukkan tanda-tanda kerusakan struktural, termasuk retakan yang signifikan, selama hampir empat tahun terakhir tanpa adanya perbaikan yang berarti atau komprehensif dari pihak berwenang. Keadaan ini menimbulkan kekhawatiran akan risiko kecelakaan dan gangguan lalu lintas yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Pernyataan Resmi dan Tantangan Anggaran
Dalam pernyataan sebelumnya, Bupati Bandung secara terbuka mengakui bahwa jika perbaikan jembatan harus menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung, pihaknya secara jujur menyatakan belum sepenuhnya siap. Pernyataan ini mengindikasikan adanya keterbatasan anggaran di tingkat kabupaten, sehingga menegaskan pentingnya intervensi dan dukungan finansial dari pemerintah provinsi.
Jembatan ini berperan sebagai penghubung utama bagi masyarakat di kawasan Dayeuhkolot dan Bojongsoang, yang meliputi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial. Kerusakan yang berlarut-larut tidak hanya mengancam keselamatan, tetapi juga berpotensi menghambat mobilitas dan pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah tersebut.
Dampak dan Harapan ke Depan
Kondisi Jembatan Sasak Geulis yang kritis ini menyoroti tantangan besar dalam pemeliharaan infrastruktur publik di Jawa Barat. Masyarakat setempat dan pemangku kepentingan lainnya berharap agar desakan dari Pemkab Bandung dapat mendorong Pemprov Jabar untuk mengambil langkah cepat dan konkret dalam melakukan perbaikan, sehingga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dapat kembali terjamin.
Pemantauan dan evaluasi berkala terhadap infrastruktur tua seperti ini dianggap sangat diperlukan untuk mencegah insiden serupa di masa depan dan memastikan keberlanjutan pelayanan publik yang optimal bagi seluruh warga.