Jalan Kebon Sirih Dibeton Gantikan Aspal karena Tanah Labil
Jalan Kebon Sirih Dibeton Gantikan Aspal karena Tanah Labil

Dinas Bina Marga DKI Jakarta memutuskan untuk tidak lagi menggunakan aspal dalam perbaikan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Sebagai gantinya, ruas jalan tersebut akan dibeton setelah hasil evaluasi menggunakan teknologi geo-radar menunjukkan kondisi tanah di bawahnya tidak stabil.

Keputusan Berdasarkan Evaluasi Geo-Radar

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengungkapkan bahwa Jalan Kebon Sirih berulang kali mengalami kerusakan meskipun baru saja diperbaiki dengan aspal. "Jadi Kebon Sirih itu jalannya setelah kita aspal berapa bulan kemudian ini selalu bleeding aspalnya, selalu rusak, rusak, rusak," kata Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Pihaknya kemudian melakukan evaluasi menggunakan geo-radar dan menemukan bahwa tanah di bawah ruas jalan tersebut labil. "Setelah kita evaluasi, setelah kita pakai geo-radar, tanahnya ini labil. Nah, kalau kita aspal lagi akan terjadi seperti itu. Makanya kami lakukan dengan pembetonan," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perbaikan Sepanjang 345 Meter

Perbaikan Jalan Kebon Sirih saat ini dilakukan sepanjang 345 meter. Heru menargetkan pekerjaan tersebut rampung sesuai kontrak pada September 2026. "Kalau secara kontrak September ya, yang Kebon Sirih," katanya.

Pengerjaan dilakukan secara bertahap agar tidak menutup seluruh ruas jalan sekaligus. "Sepanjang 345 meter aja. Kan sekarang masih yang tengah nih kita kerjain. Yang tengah selesai, nanti lari ke pinggir," lanjutnya.

Potensi Penerapan di Jalan Lain

Heru mengatakan metode pembetonan juga berpeluang diterapkan di ruas jalan lain jika ditemukan kondisi tanah yang serupa. Namun, hingga saat ini Jalan Kebon Sirih menjadi lokasi pertama yang menggunakan metode tersebut karena merupakan ruas jalan yang paling sering mengalami kerusakan setelah diaspal. "Kebon Sirih yang selalu melakukan perbaikan terus," pungkasnya.

Sebelumnya, lalu lintas di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, macet pada Jumat (17/7). Kemacetan terjadi imbas adanya perbaikan jalan yang telah dimulai sejak 9 Juli 2026 dan ditargetkan rampung pada akhir September 2026.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga