Lonjakan tagihan listrik kerap menjadi keluhan utama rumah tangga saat cuaca panas. Banyak orang mengira lonjakan biaya tersebut murni dipicu oleh penggunaan pendingin ruangan (AC) yang bekerja ekstra keras. Namun, penelusuran pada fasilitas hunian menunjukkan adanya perangkat elektronik yang terus menyedot daya meski sedang tidak digunakan.
Perangkat Elektronik yang Terus Menyedot Daya
Fenomena ini dikenal sebagai vampire power atau daya hantu, di mana perangkat seperti televisi, pengisi daya, dan microwave masih mengonsumsi listrik saat dalam mode standby. Meskipun tampak mati, perangkat tersebut tetap menarik arus listrik dan berkontribusi pada pemborosan energi secara bertahap.
Kebiasaan Sehari-hari dan Kurang Perawatan
Inspektur bangunan dan kontraktor bersertifikat dari Violation Clinic, Jeri Goodkin Dausey, memaparkan bagaimana kebiasaan harian dan kurangnya perawatan perangkat elektronik memicu pemborosan energi listrik secara bertahap. Menurutnya, banyak rumah tangga tidak menyadari bahwa kebiasaan membiarkan perangkat tetap terhubung ke stopkontak atau tidak membersihkan filter AC secara rutin dapat meningkatkan konsumsi listrik.
Dampak pada Tagihan Listrik
Akumulasi dari pemborosan ini menyebabkan lonjakan tagihan yang signifikan, terutama saat cuaca panas ketika AC digunakan lebih sering. Dausey menyarankan agar masyarakat melakukan inspeksi rutin terhadap perangkat elektronik di rumah dan mencabut perangkat yang tidak digunakan untuk menghemat energi.
Dengan memahami bahwa bukan hanya AC yang menjadi biang keladi, rumah tangga dapat mengambil langkah-langkah sederhana untuk mengurangi pemborosan dan menekan biaya listrik bulanan.



