Transjakarta Perluas Sistem Pemesanan Kursi Royaltrans ke Semua Rute Mulai 15 April 2026
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengumumkan perluasan sistem pemesanan kursi atau booking seat pada layanan premium Royaltrans ke seluruh rute, efektif mulai 15 April 2026. Kebijakan ini dirancang untuk memberikan kepastian tempat duduk dan meningkatkan kenyamanan perjalanan bagi pelanggan, menandai langkah signifikan dalam transformasi layanan transportasi publik di ibu kota.
Uji Coba Sukses Jadi Dasar Perluasan
Sebelumnya, fitur booking seat pada Royaltrans hanya diterapkan secara terbatas pada tiga rute: S12 (Terminal BSD–Fatmawati), S31 (Bintaro Exchange–Fatmawati), dan S14 (Summarecon Serpong–MRT Lebak Bulus). Menurut Direktur Utama Transjakarta, Ayu Wardhani, uji coba ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dan peningkatan kepuasan pelanggan, terutama dalam hal kepastian tempat duduk. "Respons positif dari pelanggan mendorong kami untuk memperluas layanan ini ke semua rute Royaltrans," ujar Ayu dalam pernyataannya.
Rincian Rute dan Prosedur Pemesanan
Perluasan ini akan mencakup seluruh rute Royaltrans, termasuk:
- Cinere–Kuningan (D31)
- Cinere–Bundaran Senayan (D32)
- Summarecon Bekasi–Blok M (B13)
- Summarecon Bekasi–Kuningan (B14)
- Cibubur–Kuningan (6P)
- Cibubur–Blok M (1K)
- Cibubur–Balai Kota (1T)
Pemesanan untuk keberangkatan mulai 15 April 2026 sudah dapat dilakukan sejak 8 April 2026 melalui aplikasi TJ:Transjakarta. Pelanggan dapat memesan tiket hingga H-7 sebelum keberangkatan, dimulai pukul 12.00 WIB, memungkinkan perencanaan perjalanan yang lebih matang dan memastikan ketersediaan kursi.
Tujuan dan Manfaat Perluasan Sistem
Ayu menjelaskan bahwa perluasan fitur ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan menjawab kebutuhan mobilitas harian masyarakat, khususnya dari kawasan penyangga menuju pusat kota. "Melalui sistem ini, pelanggan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik tanpa khawatir kehabisan tempat duduk," katanya. Sistem booking seat tidak hanya memberikan kepastian kursi, tetapi juga kemudahan dalam mengakses informasi jadwal, titik naik dan turun, serta ketersediaan kursi secara real-time.
Selain itu, penerapan ini diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu dan antrean, serta menciptakan perjalanan yang lebih tertib dan terukur. Ayu menegaskan, "Transjakarta akan terus mengembangkan layanan berbasis digital yang adaptif dan berorientasi pada pengalaman pelanggan." Langkah ini sejalan dengan data kinerja Transjakarta, yang pada tahun 2024 melayani 371,4 juta pelanggan dengan rata-rata lebih dari 1 juta pelanggan per hari, menunjukkan besarnya kebutuhan akan layanan transportasi yang efisien dan nyaman.
Dampak Positif bagi Pengguna dan Kota
Perluasan sistem pemesanan kursi Royaltrans diharapkan membawa dampak positif bagi pengguna dan lingkungan perkotaan. Dengan kepastian tempat duduk, penumpang dapat mengurangi stres perjalanan dan meningkatkan produktivitas. Secara lebih luas, ini dapat mendorong penggunaan transportasi publik, mengurangi kemacetan, dan mendukung keberlanjutan lingkungan di Jakarta. Transjakarta berkomitmen untuk terus berinovasi dalam layanan transportasi, memastikan bahwa setiap perjalanan menjadi pengalaman yang lebih baik bagi warga ibu kota.



