Transjabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta Resmi Beroperasi dengan 23 Titik Pemberhentian
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi telah meluncurkan layanan Transjabodetabek pada rute Blok M menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Peluncuran ini dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, pada Kamis, 12 Maret 2026. Rute baru ini menawarkan total 23 titik pemberhentian yang membentang dari Jakarta hingga kawasan bandara, dengan harapan menjadi alternatif transportasi yang efisien bagi masyarakat.
Detail Operasional dan Rute Strategis
Menurut Ujang Hermawan, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, rute ini memiliki panjang lintasan sekitar 65,1 kilometer dengan estimasi waktu perjalanan mencapai 121 menit. Sebanyak 14 unit bus telah disiapkan untuk melayani rute ini, dengan waktu operasional dari pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Interval kedatangan bus diperkirakan antara 10 hingga 20 menit, memastikan ketersediaan layanan yang konsisten bagi penumpang.
Bus Transjabodetabek ini tidak hanya menghubungkan Blok M dan bandara, tetapi juga melayani sejumlah titik strategis di sepanjang jalur. Termasuk di antaranya adalah kawasan Senayan, kompleks DPR/MPR, dan berbagai area di Bandara Soekarno-Hatta. Berikut adalah daftar lengkap 23 titik pemberhentian:
- Bus Stop Blok M Jalur 6
- Bus Stop Bundaran Senayan 2
- Bus Stop FX Sudirman
- Bus Stop Gelora Bung Karno 2
- Bus Stop DPR MPR 1
- Bus Stop DPR MPR 2
- Bus Stop Sbr. Sowan Wisata Belanja
- Bus Stop Jl. Cengkareng Golf Club 1
- Bus Stop Foodhall 1
- Bus Stop Jl. Cengkareng Golf Club 3
- Bus Stop Terminal Kargo 1
- Bus Stop Terminal Kargo 2
- Bus Stop Perkantoran Soekarno-Hatta
- Bus Stop Stasiun KA Bandara
- Bus Stop Imigrasi SHIA
- Bus Stop Bundaran Kargo
- Bus Stop Sekolah Ibu Pertiwi
- Bus Stop Swadaya Slipi
- Bus Stop Perpustakaan Riset BPK
- Bus Stop Sbr DPR MPR 1
- Bus Stop Gelora Bung Karno 1
- Bus Stop Summitmas
- Bus Stop Bundaran Senayan 1
Manfaat dan Tujuan Peluncuran
Selain berhenti di berbagai titik tersebut, bus juga melayani penumpang di tiga terminal bandara, yaitu Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 di Bandara Soekarno-Hatta. Pemprov DKI Jakarta berharap layanan ini dapat memudahkan masyarakat yang hendak menuju bandara dengan biaya yang lebih terjangkau. Inisiatif ini juga bertujuan untuk membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan meringankan kemacetan di jalur menuju bandara, yang sering kali menjadi masalah di kawasan Jabodetabek.
Dengan adanya layanan Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soetta, diharapkan terjadi peningkatan aksesibilitas transportasi publik yang ramah lingkungan. Peluncuran ini menandai langkah maju dalam upaya pemerintah untuk menyediakan infrastruktur transportasi yang lebih baik bagi warga Jakarta dan sekitarnya.
