Suasana Sepi Melanda Stasiun Palmerah di Hari Pertama WFA Jelang Lebaran 2026
Suasana hari Senin di Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat, pagi ini terasa jauh lebih sepi dibandingkan hari-hari biasa. Pantauan langsung menunjukkan tidak ada antrean panjang pada mesin tiket Kereta Rel Listrik (KRL) yang biasanya menjadi pemandangan rutin di stasiun ini.
Kondisi Stasiun yang Tidak Biasa
Pada pukul 08.00 WIB, Senin (16/3/2026), aktivitas penumpang di sekitar peron Stasiun Palmerah terlihat sangat minim. Antrean di gerbang mesin tiket jauh lebih pendek dan prosesnya berlangsung lebih cepat dari situasi normal. Bahkan, kursi-kursi di sekitar peron banyak yang tidak terisi oleh penumpang.
Kondisi serupa juga terlihat di area peron yang mengarah ke Stasiun Tanah Abang. Warga tidak berdesakan saat menggunakan eskalator maupun tangga menuju gerbang mesin tiket. Sementara itu, pergerakan warga di peron yang mengarah ke Stasiun Rangkasbitung bahkan lebih sepi lagi, menciptakan atmosfer yang tidak biasa untuk sebuah stasiun kereta di ibu kota.
Latar Belakang Kebijakan WFA
Kondisi lengang ini terjadi menyusul pemberlakuan kebijakan work from anywhere (WFA) oleh pemerintah untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026. Kebijakan ini memberikan fleksibilitas bagi pegawai untuk bekerja dari lokasi lain selama periode tertentu menjelang dan sesudah libur Lebaran.
Untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), WFA Lebaran 2026 berlangsung selama lima hari dengan rincian:
- Dua hari sebelum libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948):
- Senin, 16 Maret 2026
- Selasa, 17 Maret 2026
- Tiga hari setelah libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah:
- Rabu, 25 Maret 2026
- Kamis, 26 Maret 2026
- Jumat, 27 Maret 2026
Kebijakan untuk Sektor Swasta
Bagi pekerja di sektor swasta, kebijakan serupa juga berlaku berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/2/HK.04/II/2026. Edaran ini mengatur pelaksanaan Kerja Dari Lokasi Lain (Work From Anywhere) bagi pekerja/buruh di perusahaan pada masa libur Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026.
Dalam poin pertama edaran tersebut dinyatakan: "Pelaksanaan WFA dilakukan pada tanggal 16 sampai dengan 17 Maret 2026 dan diharapkan dapat dilakukan juga pada tanggal 25, 26, dan 27 Maret 2026 dengan memperhatikan kebutuhan perusahaan serta mempertimbangkan potensi lonjakan mobilitas arus balik para pemudik setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri."
Kebijakan ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran sekaligus memberikan fleksibilitas kerja bagi para pegawai. Dampak langsungnya terlihat jelas di Stasiun Palmerah pagi ini, di mana suasana biasanya ramai oleh para komuter berubah menjadi lengang tak biasa.
