Pembangunan Stasiun JIS Masuki Tahap Akhir, Target Rampung Mei 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi memastikan bahwa pembangunan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) telah memasuki fase penyelesaian akhir. Setelah menggelar pembahasan intensif bersama jajaran direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI), proyek strategis ini ditargetkan akan mencapai tahap finishing pada bulan Mei mendatang dan segera memulai operasional penuh pada Juni 2026.
Koordinasi dengan PT KAI untuk Penyelesaian Proyek
"Kebetulan tadi kami baru saja menyelesaikan rapat koordinasi dengan Direktur Utama KAI beserta rombongan. Untuk Stasiun JIS ini, perkiraan penyelesaian konstruksi adalah bulan Mei, dan operasional akan dimulai pada bulan Juni," jelas Pramono Anung saat melakukan peninjauan di kawasan Pompa Ancol, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (7/4/2026).
Pernyataan ini disampaikan dalam konteks kunjungan kerja yang fokus pada pembahasan infrastruktur transportasi ibukota. Pramono menekankan bahwa finalisasi dengan PT KAI tidak hanya mencakup Stasiun JIS, tetapi juga melibatkan sejumlah proyek transportasi massal lainnya yang sedang berjalan di wilayah DKI Jakarta.
Proyek Transportasi Lain yang Turut Dibahas
Dalam rapat tersebut, dibahas pula percepatan penyelesaian jaringan Moda Raya Terpadu (MRT), pengembangan revitalisasi kawasan bersejarah Kota Tua, serta rencana pembangunan jalur kereta listrik baru sepanjang 16 kilometer. "Pembahasan kami dengan KAI tidak terbatas pada Stasiun JIS dan layanan Kereta Rel Listrik (KRL)-nya. Kami juga mendiskusikan progres proyek MRT dan program pengembangan Kota Tua," tegas Pramono.
Jalur kereta listrik yang dimaksud akan membentang dari Rawajati hingga Tanjung Priok, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemudahan mobilitas bagi warga Jakarta. "Keberadaan kereta listrik sepanjang 16 kilometer dari Rawajati ke Tanjung Priok ini akan sangat membantu dalam menciptakan kemudahan transportasi yang lebih efisien," tambahnya.
Integrasi Tiga Stasiun Penting di Pusat Kota
Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT KAI juga membahas rencana integrasi tiga stasiun penting yang terletak di pusat kota, yaitu Stasiun Dukuh Atas, Stasiun BNI City, dan Stasiun Karet. Pramono memastikan bahwa proses koordinasi antar-pihak terkait berjalan dengan lancar dan akan segera diimplementasikan.
"Termasuk pembahasan mengenai integrasi Stasiun Dukuh Atas, Stasiun BNI, dan Stasiun Karet. Rencana ini akan segera kami realisasikan," imbuh Gubernur. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sistem transportasi terpadu yang lebih terintegrasi, mengurangi kemacetan, dan meningkatkan aksesibilitas publik di jantung ibukota.



