Pelabuhan Merak Lebih Ramai Pemudik di Malam Hari, Polisi Siapkan Antisipasi
Pelabuhan Merak Ramai Pemudik Malam, Polisi Antisipasi

Pelabuhan Merak Lebih Ramai Pemudik di Malam Hari, Polisi Siapkan Antisipasi

Pelabuhan Merak di Kota Cilegon, Banten, mengalami fenomena unik di mana kepadatan pemudik justru lebih tinggi pada malam hari dibandingkan dengan pagi atau siang. Kondisi ini mendorong kepolisian untuk mengambil langkah-langkah antisipasi guna mencegah kemacetan dan memastikan kelancaran arus mudik Lebaran.

Alasan Pemudik Memilih Berangkat Malam Hari

Menurut Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, banyak pemudik yang sengaja tiba di Pelabuhan Merak pada malam hari dengan harapan dapat mencapai Pelabuhan Bakauheni di Sumatera tepat pada waktu subuh. "Pemudik jalan malam dari Merak, mengharapkan tiba di Bakauheni menjelang subuh, sehingga bisa suasana terang di perjalanan di Sumatera," jelas Maruli pada Minggu (15/3/2026).

Strategi ini dianggap lebih aman karena perjalanan di Pulau Sumatera dapat dilakukan dalam kondisi terang benderang, mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan kenyamanan berkendara.

Langkah Antisipasi dari Polda Banten

Menyikapi potensi kepadatan yang meningkat pada malam hari, Polda Banten telah menyiapkan sejumlah solusi konkret:

  • Pemberdayaan buffer zone: Empat zona penyangga telah disiapkan untuk menampung kendaraan pemudik sementara, mengurangi penumpukan langsung di area pelabuhan.
  • Sosialisasi pembelian tiket online: Masyarakat diimbau untuk membeli tiket melalui aplikasi guna menghindari antrean panjang yang dapat mengganggu arus lalu lintas.
  • Koordinasi dengan pengelola pelabuhan: Polisi bekerja sama dengan ASDP agar petugas tiket dapat menjemput pemudik untuk proses check-in begitu ramp door kapal ferry dibuka, sehingga mempercepat proses dan meminimalisir antrean.

"Polda Banten mengantisipasi terjadinya peningkatan volume kendaraan arus mudik. Solusinya memberdayakan empat buffer zone bagi pemudik, menyosialisasikan pembelian tiket pada aplikasi sehingga tidak terjadi penumpukan pembelian di jalan yang dapat mengganggu pemudik lain," tegas Maruli.

Skala Prioritas Penyeberangan

Untuk mengoptimalkan kapasitas penyeberangan, polisi juga menetapkan skala prioritas yang didahulukan, meliputi:

  1. Penumpang (orang)
  2. Sembako dan bahan pokok penting (bapokting)
  3. Hewan untuk konsumsi Lebaran
  4. BBM (bahan bakar minyak)

Selain itu, Maruli menjelaskan bahwa pola operasi kapal difokuskan pada sistem "tiba bongkar berangkat" bukan "tiba bongkar muat", mengingat persentase penumpang dari Sumatera ke Jawa relatif lebih kecil selama periode mudik ini.

Kondisi Pelabuhan Saat Ini

Pantauan terbaru menunjukkan bahwa Pelabuhan Merak masih terlihat lengang pada siang hari. Belum terjadi kepadatan signifikan, dengan jumlah mobil yang mengantre di area pelabuhan masih terbatas dan banyak lajur yang belum terisi penuh oleh kendaraan.

Namun, pihak berwenang tetap waspada mengingat tren peningkatan arus mudik yang biasanya terjadi menjelang hari H Lebaran. Langkah-langkah antisipasi ini diharapkan dapat menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan pulang kampung bagi seluruh pemudik.