Arus Mudik Mulai Padati Jalur Limbangan Garut, Sistem One Way Diterapkan
Pemudik mulai memadati kawasan jalur mudik Limbangan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada hari kelima sebelum perayaan Idul Fitri 2026. Untuk mengatasi kepadatan yang meningkat, kepolisian setempat telah memberlakukan sistem one way atau satu arah di sepanjang rute tersebut.
Volume Kendaraan Meningkat Signifikan
Pantauan di kawasan jalur mudik Limbangan, tepatnya di depan pos GTC Limbangan, menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Arus lalu lintas terutama berasal dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dan Jawa Tengah via Nagreg. Beberapa kali, antrean kendaraan mengular di depan GTC Limbangan, menandakan padatnya arus mudik.
Penyebab utama kepadatan ini adalah penyempitan lajur kendaraan akibat aktivitas masyarakat di Pasar Limbangan yang berlokasi tidak jauh dari situ. Selain itu, adanya beberapa persimpangan jalan turut berkontribusi pada terjadinya penyumbatan lalu lintas.
Lalu Lintas Masih Terkendali
Meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan, Kapolsek Limbangan, AKP Masrokan, menyatakan bahwa arus lalu lintas masih dalam kondisi terkendali. "Arus lalu lintas memang terjadi peningkatan dari sisi volume kendaraan. Namun, masih dapat terkendali," ucapnya.
Kasat Lantas Polres Garut, AKP Luky Martono, menambahkan bahwa penerapan sistem one way dilakukan pada waktu-waktu tertentu, disesuaikan dengan tingkat kepadatan volume kendaraan. "Kita laksanakan one way sepenggal untuk saat ini, dengan waktu pelaksanaan yang tentatif," jelas Luky.
Strategi Pengaturan Lalu Lintas
Penerapan sistem satu arah ini merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk mengurai kepadatan dan memastikan kelancaran arus mudik. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kemacetan panjang dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Dengan Lebaran 2026 yang semakin dekat, diperkirakan volume kendaraan akan terus meningkat. Oleh karena itu, pihak berwenang mengimbau para pemudik untuk tetap waspada, mematuhi peraturan lalu lintas, dan mempertimbangkan waktu perjalanan guna menghindari titik-titik padat.
