Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu di Beijing pada Kamis (14/5/2026) dalam pertemuan yang menghasilkan pernyataan bersama mengenai hubungan bilateral. Xi menekankan bahwa China dan AS seharusnya menjadi mitra, bukan rival, sementara Trump menyebut masa depan kedua negara akan fantastis. Pertemuan ini merupakan kunjungan pertama presiden AS ke China dalam satu dekade.
Survei Global: Israel Negara Paling Tidak Disukai
Survei terbaru dari Nira Data dalam penelitian persepsi demokrasi dan negara tahun 2026 menempatkan Israel sebagai negara yang paling tidak disukai di dunia. Posisi berikutnya ditempati Korea Utara, Afghanistan, dan Iran. Sebaliknya, negara yang paling dipandang positif adalah Swiss, Kanada, Jepang, Swedia, dan Italia.
Trump Puji Xi Jinping sebagai Pemimpin Hebat
Dalam pertemuan tersebut, Trump melontarkan pujian kepada Xi dengan menyebutnya sebagai pemimpin hebat. Ia juga menyatakan kehormatan bisa menjadi teman Xi dan optimis hubungan AS-China akan semakin baik. Pertemuan diawali dengan seremoni penyambutan megah di Aula Besar Rakyat Beijing.
Eks Kepala Polisi Filipina Kabur Hindari ICC
Mantan Kepala Kepolisian Nasional Filipina, Ronald Dela Rosa, yang kini menjadi senator, melarikan diri dari Gedung Senat Manila untuk menghindari surat perintah penangkapan ICC terkait kejahatan kemanusiaan. Dela Rosa memimpin kepolisian saat perang narkoba era Duterte yang menewaskan ribuan orang. Duterte sendiri telah ditangkap dan ditahan di Den Haag.
Trump-Xi Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka
Gedung Putih mengumumkan bahwa Trump dan Xi sepakat Selat Hormuz harus tetap terbuka untuk mendukung arus energi bebas. Kesepakatan ini dicapai di tengah memanasnya situasi di perairan tersebut sejak perang AS-Israel melawan Iran pada akhir Februari lalu.



