Mudik 2026: 72 Ribu Kendaraan Tinggalkan Bekasi Via Jalur Pantura pada H-6 Lebaran
Mudik 2026: 72 Ribu Kendaraan Tinggalkan Bekasi Via Pantura

Mudik 2026: 72 Ribu Kendaraan Tinggalkan Bekasi Via Jalur Pantura pada H-6 Lebaran

Arus mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Pada periode H-6 Idul Fitri 1447 Hijriah atau Minggu (15/3/2026), sebanyak 72.101 kendaraan tercatat meninggalkan wilayah tersebut melalui jalur pantai utara Jawa (Pantura). Data ini diperoleh dari pantauan polisi di posko pengamanan mudik di titik perbatasan dengan Kabupaten Karawang.

Lonjakan Arus Kendaraan Mencapai 112 Persen

Kasatlantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono, mengungkapkan bahwa total volume kendaraan yang melintas Jalur Pantura menuju arah Cikampek mengalami kenaikan hingga 112 persen dibandingkan hari sebelumnya. "Lonjakan kendaraan mencapai 112 persen dari hari sebelumnya. Ini merupakan hari terakhir puncak arus mudik gelombang pertama," kata Sugihartono, seperti dilansir Antara, Senin (16/3/2026).

Ia menambahkan bahwa pemudik menggunakan kendaraan roda dua paling mendominasi arus mudik pada lintasan Jalur Pantura. Tujuan keberangkatan mencakup sejumlah kota lain di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Dari total 72.101 kendaraan yang melintas, rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Sepeda motor: 55.494 unit
  • Mobil pribadi: 14.285 unit
  • Bus: 211 unit
  • Armada truk: 2.111 unit

Puncak Arus Mudik Gelombang Pertama

Sugihartono menjelaskan bahwa lonjakan kendaraan sudah mulai terlihat sejak akhir pekan lalu, namun puncak arus mudik gelombang pertama terjadi pada Sabtu dan Minggu kemarin. Sebagai perbandingan, pada H-7 Lebaran, jumlah kendaraan yang melintas menuju Cikampek melalui Pospam Kedungwaringin tercatat meningkat 31 persen pada periode pukul 00.00 hingga 12.00 WIB. "Jika dibandingkan dengan H-7, pada H-6 kemarin terjadi peningkatan signifikan hingga 112 persen," ujarnya.

Persiapan Pengamanan dan Pelayanan untuk Pemudik

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Polres Metro Bekasi telah menyiapkan sedikitnya 18 titik pos pengamanan dan pelayanan bagi pemudik. Pos-pos tersebut tersebar di sejumlah jalur utama yang dilintasi pemudik di wilayah Kabupaten Bekasi, meliputi:

  1. Jalur Pantura
  2. Jalan Inspeksi Kalimalang
  3. Ruas Tol Jakarta-Cikampek

Pos terpadu ditempatkan di kawasan Museum Gedung Juang 45 Tambun Selatan, yang berfungsi sebagai pusat koordinasi berbagai instansi, termasuk Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan unsur pelayanan lainnya. Selain itu, empat pos pengamanan disiagakan di titik-titik rawan kepadatan lalu lintas, yaitu:

  • TL Legenda Tambun
  • Pasar Induk Cibitung
  • Kawasan SGC Cikarang Utara
  • Perbatasan Kedungwaringin

Petugas juga menyiapkan lima pos pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan informasi perjalanan, layanan kesehatan, hingga tempat beristirahat. Lokasi pos pelayanan ini meliputi Terminal Kalijaya Cikarang Barat, Stasiun Cikarang, serta rest area Km 19A, Km 19B, dan Km 39A Tol Jakarta-Cikampek. Tambahan lagi, delapan pos pantau disiapkan di sejumlah gerbang tol strategis untuk memantau arus kendaraan dan melakukan pengawasan lalu lintas selama masa mudik Lebaran 2026.