Lift di Stasiun Kuningan LRT Jabodebek Macet, Penumpang Terjebak 1-2 Menit
Lift LRT Jabodebek Macet, Penumpang Terjebak di Stasiun Kuningan

Lift di Stasiun Kuningan LRT Jabodebek Alami Gangguan, Penumpang Sempat Terjebak

Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah penumpang terjebak di dalam lift di Stasiun Kuningan LRT Jabodebek beredar luas di media sosial. Insiden ini terjadi pada Selasa (10/2/2026) siang sekitar pukul 13.08 WIB, menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna transportasi umum.

Permohonan Maaf dari Pengelola LRT Jabodebek

Pihak pengelola LRT Jabodebek melalui PT Kereta Api Indonesia (Persero) segera menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Radhitya Mardika Putra, Manager Public Relation LRT Jabodebek, menjelaskan bahwa gangguan fasilitas lift tersebut telah ditangani dengan cepat oleh petugas di lokasi.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna akibat gangguan fasilitas lift di Stasiun Kuningan LRT Jabodebek," kata Radhitya dalam keterangan resminya.

Proses Evakuasi dan Penanganan Darurat

Menurut laporan resmi, penumpang yang terjebak di dalam lift sempat membunyikan alarm darurat. Petugas Station Officer yang menerima alarm tersebut serta laporan melalui pesan WhatsApp langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

"Pada kejadian tersebut, pengguna sempat tertahan di dalam lift selama kurang lebih 1-2 menit karena pintu lift tidak dapat terbuka," jelas Radhitya. "Petugas kemudian menuju lokasi untuk melakukan penanganan pengguna yang terjebak di lift secara manual sesuai prosedur keselamatan yang berlaku."

Proses evakuasi berhasil dilakukan dengan aman dan seluruh penumpang berhasil keluar dari lift tanpa mengalami cedera. Petugas membuka pintu lift yang macet tersebut dan para penumpang langsung dievakuasi dari lokasi kejadian.

Tindak Lanjut dan Evaluasi Pengelola

Sebagai langkah pencegahan lebih lanjut, lift yang mengalami gangguan tersebut langsung dinonaktifkan sementara untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh tim teknis. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab gangguan dan memastikan keamanan fasilitas sebelum digunakan kembali.

Pada pukul 15.51 WIB, lift telah dinyatakan aman dan kembali dapat beroperasi secara normal setelah melalui proses pemeriksaan teknis yang ketat. Namun, pihak LRT Jabodebek mengaku akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perawatan fasilitas stasiun.

"Kejadian tersebut menjadi evaluasi bagi kami untuk lebih intensif dalam melakukan perawatan seluruh fasilitas stasiun di lingkungan LRT Jabodebek," tegas Radhitya. "KAI mengucapkan terima kasih atas pengertian para pengguna LRT Jabodebek yang telah bersabar selama proses penanganan insiden ini."

Komitmen terhadap Keselamatan Penumpang

Insiden lift macet di Stasiun Kuningan ini menyoroti pentingnya pemeliharaan rutin fasilitas transportasi umum. LRT Jabodebek sebagai salah satu moda transportasi andalan di wilayah Jabodetabek menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Pengelola berjanji akan meningkatkan frekuensi pemeriksaan dan perawatan terhadap seluruh fasilitas pendukung operasional, termasuk lift, eskalator, dan sistem keamanan lainnya di semua stasiun LRT Jabodebek. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.