Kepadatan Lalu Lintas di Tol Janger dan Sekitarnya Akibat Genangan Air dan Volume Tinggi
Kepadatan Lalu Lintas di Tol Janger Akibat Genangan Air

Kepadatan Parah Melanda Ruas Tol Jakarta Tangerang dan Sekitarnya

Jakarta - Lalu lintas di ruas Tol Jakarta Tangerang (Janger) pada Kamis (19/2/2026) mengalami kepadatan yang signifikan, menimbulkan kemacetan di beberapa titik utama. Kondisi ini terutama terpusat di area Kedoya menuju Tomang, di mana genangan air menjadi penyebab utama gangguan.

Genangan Air Picu Perlambatan di Kedoya

Menurut informasi dari Jasa Marga melalui akun X @PTJASAMARGA, terdapat genangan air di lajur kanan KM 04+200 arah Tomang, Kedoya. "Hati-hati di Kedoya KM 04+200 arah Tomang, ada genangan air di lajur 3/kanan," tulis perusahaan pengelola jalan tol tersebut. Hal ini memicu kewaspadaan pengendara dan memperlambat arus kendaraan di ruas tersebut.

Selain di Kedoya, kepadatan juga dilaporkan terjadi di sejumlah titik lain di Tol Janger, termasuk:

  • Tomang hingga Kebon Jeruk
  • Tangerang KM 18 hingga KM 17 arah Tomang
  • Kunciran KM 16 hingga KM 13 arah Tomang
  • Karang Tengah KM 12 hingga KM 09 arah Tomang

Penyebab kemacetan ini, seperti diungkapkan Jasa Marga, adalah "kepadatan volume lalu lintas" yang tinggi, yang diperparah oleh kondisi genangan air di Kedoya.

Kemacetan Meluas ke Tol Jagorawi dan Tol Japek

Tidak hanya di Tol Janger, kepadatan lalu lintas juga terjadi di ruas tol lainnya di wilayah Jabodetabek. Di Tol Jagorawi, kemacetan dilaporkan di:

  1. Cimanggis KM 17 hingga Cibubur KM 15 arah Cawang
  2. TMII KM 06 hingga KM 04 arah Cawang
  3. Kali Cipinang hingga Cawang

Sementara itu, di Tol Jakarta Cikampek (Japek), kemacetan terjadi di Tambun KM 19 arah Cikampek serta Halim hingga Cawang. Baik di Tol Jagorawi maupun Tol Japek, penyebab utama adalah kepadatan volume lalu lintas yang tinggi, tanpa adanya laporan genangan air seperti di Tol Janger.

Kondisi ini mengingatkan pada insiden sebelumnya di hari pertama puasa Ramadan, di mana terjadi kecelakaan beruntun di tol Jakarta. Pengendara disarankan untuk tetap waspada dan memantau informasi lalu lintas terkini dari sumber resmi seperti Jasa Marga untuk menghindari titik-titik padat.