PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta secara resmi mengeluarkan imbauan kepada seluruh calon penumpang yang berencana melakukan perjalanan mudik untuk datang lebih awal ke stasiun. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi dalam menghindari risiko tertinggal kereta api, yang dapat terjadi akibat kepadatan tinggi di area stasiun maupun kemacetan lalu lintas di sekitarnya.
Peningkatan Signifikan Aktivitas Keberangkatan
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa aktivitas keberangkatan di sejumlah stasiun besar di Jakarta telah menunjukkan peningkatan yang signifikan seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri 1447 H. Dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (15/3/2026), Franoto menekankan pentingnya kedisiplinan waktu bagi para pelanggan.
"Pelanggan disarankan datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan kereta agar proses boarding dapat berjalan lancar dan perjalanan tetap nyaman tanpa risiko tertinggal kereta," ujar Franoto. Imbauan ini bertujuan untuk memastikan pengalaman perjalanan yang lebih teratur dan efisien bagi semua penumpang.
Antisipasi Kepadatan dan Kemacetan
Selain memperhatikan kepadatan di area pemeriksaan tiket atau boarding, KAI juga mengingatkan masyarakat untuk mempertimbangkan potensi kemacetan di jalan raya menuju stasiun. Periode mudik Lebaran 2026 telah memasuki masa sibuk, di mana akses jalan di sekitar stasiun kerap mengalami lonjakan volume kendaraan yang drastis.
Dengan datang lebih awal, penumpang tidak hanya menghindari antrean panjang di stasiun, tetapi juga memberikan waktu buffer untuk mengatasi hambatan lalu lintas yang mungkin terjadi. Hal ini diharapkan dapat mengurangi stres perjalanan dan meminimalkan gangguan pada jadwal keberangkatan kereta api.
KAI terus memantau situasi secara ketat dan telah menyiapkan berbagai langkah operasional untuk mendukung kelancaran arus mudik. Masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dengan mengikuti imbauan ini demi perjalanan yang aman dan tepat waktu selama momen Lebaran yang penuh berkah ini.
