Kabasarnas Tinjau Kesiapan Personel dan Sarana di Pos Gadog Bogor untuk Arus Mudik
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsdya TNI Mohammad Syafii melakukan peninjauan langsung ke Pos Terpadu Jenderal Hoegeng Gadog, yang terletak di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kunjungan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 17 Maret 2026, dengan tujuan utama untuk memastikan kesiapan seluruh personel pengamanan yang bertugas di lokasi tersebut.
Sinergi Antarinstansi dalam Operasi Ketupat 2026
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan bahwa peninjauan yang dilakukan oleh Kabasarnas merupakan bagian dari upaya sinergi antarinstansi dalam memastikan kesiapan semua unsur yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026. "Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya sinergi antarinstansi dalam memastikan kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026," ujar Wikha pada Rabu, 18 Maret 2026.
Wilayah Kabupaten Bogor dipandang sebagai salah satu jalur utama perlintasan pemudik menuju kawasan Puncak dan sekitarnya, sehingga memerlukan perhatian khusus. "Khususnya di wilayah Kabupaten Bogor yang menjadi salah satu jalur utama perlintasan pemudik menuju kawasan Puncak dan sekitarnya," tambah Kapolres Bogor tersebut.
Pengecekan Personel dan Sarana Prasarana
Dalam peninjauan tersebut, Kabasarnas tidak hanya memeriksa kesiapan personel dari setiap instansi, tetapi juga mengevaluasi sarana dan prasarana yang tersedia. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa mereka siap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Sarana dan prasarana yang ditinjau meliputi:
- Ruang pelayanan masyarakat
- Pos kesehatan
- Sarana komunikasi
- Peralatan penunjang operasi yang digunakan
Jajaran Polres Bogor bersama instansi terkait terus meningkatkan kesiapsiagaan personel guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran, imbuh Wikha Ardilestanto.
Pos Gadog sebagai Titik Strategis Pengamanan
Pos Terpadu Jenderal Hoegeng Gadog dinilai sebagai salah satu titik strategis dalam pengamanan arus lalu lintas, terutama untuk Jalan Raya Puncak yang menjadi jalur vital selama libur Lebaran. Dengan peninjauan ini, diharapkan semua elemen dapat berfungsi secara maksimal dalam mendukung kelancaran dan keamanan perjalanan mudik tahun 2026.
