Ruas Jalan Solo-Sragen KM 13-15 Bebas Banjir, Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2026
Jalan Solo-Sragen Bebas Banjir, Siap untuk Mudik 2026

Ruas Jalan Solo-Sragen KM 13-15 Kini Bebas Banjir, Siap untuk Arus Mudik Lebaran 2026

Kabar gembira bagi para pemudik yang akan melintasi jalur Solo-Sragen. Ruas jalan di KM 13 hingga KM 15, Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, kini telah terbebas dari genangan banjir yang kerap mengganggu selama musim hujan. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY mengonfirmasi bahwa peninggian jalan telah dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Solusi Peninggian Jalan dan Perkerasan Beton

Novi Krisniawati, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.5 ruas Surakarta–Palur–Sragen–Mantingan, menjelaskan bahwa pekerjaan ini merupakan bagian dari paket preservasi ruas Palur–Sragen yang dimulai sejak 2025. Penanganan dilakukan melalui peninggian jalan sekitar 30 sentimeter dan perkerasan rigid beton sepanjang kurang lebih dua kilometer. Sebelumnya, genangan air di lokasi ini bisa mencapai 15 sentimeter, memaksa kendaraan menunggu air surut sebelum melintas.

"Kita saat ini berada di ruas Palur–Sragen. Di lokasi ini memang setiap tahun terjadi banjir, sehingga kita melakukan penanganan berupa peninggian atau raising jalan di KM 13 sampai dengan 15," kata Novi di lokasi, Kamis (12/3/2026). Dia menambahkan bahwa banjir terjadi karena sungai di sisi jalan meluap saat curah hujan tinggi, diperparah oleh perubahan penggunaan lahan di sekitarnya.

Hasil Positif dan Kesiapan untuk Mudik

Sejak pekerjaan peninggian dilakukan pada 2025, genangan tidak lagi terjadi meski curah hujan masih tinggi. Novi memastikan, "Selama 2025 sampai sekarang walaupun curah hujan tinggi, alhamdulillah tidak terjadi banjir lagi. Lalu lintas juga tetap berjalan lancar." Pekerjaan rigid beton di lokasi tersebut telah selesai, sementara perlengkapan jalan seperti median dan kerb masih dalam tahap penyelesaian.

Ruas Palur-Sragen merupakan jalur penghubung lintas tengah yang menghubungkan Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga DIY, serta dilintasi kendaraan logistik dan truk berat. Dengan kondisi jalan yang kini aman, Novi memastikan ruas ini siap dilintasi kendaraan selama arus mudik Lebaran 2026, memberikan kepastian bagi para pemudik dan pengguna jalan lainnya.