Suasana Lengang di Jalur Green Line KRL Saat Libur Nyepi-Lebaran 2026
Green Line KRL Lengang Saat Libur Nyepi-Lebaran 2026

Suasana Langka: Jalur Green Line KRL Kosong Saat Libur Panjang

Hari ini, Rabu 18 Maret 2026, merupakan hari libur Nyepi-Lebaran yang memulai rangkaian cuti bersama. Di tengah perayaan ini, sebuah pemandangan tak biasa terlihat di jalur KRL Tanah Abang-Rangkasbitung, yang dikenal sebagai green line. Stasiun-stasiun di sepanjang jalur ini tampak lengang, menciptakan momen langka di mana penumpang bisa dengan bebas memilih tempat duduk di dalam kereta.

Pantauan di Stasiun Tenjo dan Sekitarnya

Berdasarkan pantauan detikcom di Stasiun Tenjo pada pukul 07.45 WIB, suasana stasiun jauh lebih sepi dibandingkan hari-hari biasa. Hanya ada segelintir penumpang yang menunggu kedatangan KRL. Ketika kereta tiba, kondisi di dalamnya pun mencerminkan kelengangan tersebut. Tidak ada kepadatan seperti biasanya, dengan beberapa kursi kosong yang tersedia. Penumpang yang ada terlihat cukup leluasa untuk duduk tanpa harus berdesakan.

Pemandangan serupa juga terpantau di sejumlah stasiun lain di jalur green line. Misalnya, di Stasiun Parungpanjang, Cisauk, Serpong, dan Sudimara, aktivitas penumpang sangat minim. Bahkan, pada pukul 08.45 WIB, suasana lengang masih berlanjut di Stasiun Kebayoran, di mana tidak terlihat antrean saat penumpang melakukan tap out.

Jadwal Libur Panjang Lebaran 2026

Kondisi ini terjadi seiring dengan dimulainya libur panjang Lebaran 2026, yang diatur dalam SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama. Berikut adalah rincian jadwal libur tersebut:

  • Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
  • Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Sabtu, 21 Maret 2026: Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Minggu, 22 Maret 2026: Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah

Libur ini memberikan kesempatan bagi warga untuk beristirahat atau pulang kampung, yang mungkin berkontribusi pada berkurangnya jumlah penumpang di transportasi umum seperti KRL.

Implikasi bagi Transportasi Perkotaan

Kelengangan di jalur green line ini menjadi contoh nyata bagaimana libur nasional dapat memengaruhi pola mobilitas di perkotaan. Biasanya, jalur ini dikenal ramai dengan penumpang harian, tetapi selama periode libur, aktivitas transportasi umum cenderung menurun. Hal ini tidak hanya terjadi di KRL, tetapi juga dilaporkan di lalu lintas Jakarta yang lebih lancar.

Bagi penumpang yang masih menggunakan KRL selama libur, suasana ini tentu memberikan kenyamanan ekstra. Mereka bisa menikmati perjalanan dengan lebih santai, tanpa harus berjuang mendapatkan tempat duduk atau berdesakan di kereta. Momen seperti ini jarang terjadi, mengingat KRL sering kali penuh pada hari-hari biasa.

Secara keseluruhan, libur Nyepi-Lebaran 2026 membawa perubahan signifikan dalam dinamika transportasi di Jakarta dan sekitarnya, dengan green line KRL menjadi salah satu contoh yang mencolok.