Gubernur Jateng Resmi Lepas 325 Bus Mudik Gratis dari TMII untuk Warga
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, telah secara resmi melepas peserta mudik Lebaran gratis tahun 2026 dalam sebuah acara pelepasan yang digelar di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Acara yang berlangsung pada Senin, 16 Maret 2026, pukul 10.00 WIB ini menandai dimulainya program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Kolaborasi Multi Pihak untuk Fasilitasi Pemudik
Dalam sambutannya, Luthfi mengungkapkan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Jateng, Bank Jateng, Baznas, serta sejumlah instansi lainnya, termasuk Aqua. "Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, mudik Lebaran gratis 325 bus nanti masuk wilayah Jawa Tengah semoga selamat sampai tujuan," ucap Luthfi dengan penuh harap.
Program ini mencakup 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, dengan total 325 bus yang disiapkan secara gratis. Bus-bus tersebut akan mengangkut para pemudik ke berbagai destinasi di seluruh wilayah Jawa Tengah, memfasilitasi perjalanan pulang kampung mereka menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Sasaran Utama: Pekerja Informal di Jabodetabek
Luthfi menjelaskan bahwa peserta mudik dalam program ini terutama adalah warga Jawa Tengah yang bekerja sebagai pekerja informal di wilayah Jabodetabek. "Rata-rata dari 325 bus ini adalah mereka, adalah pekerja informal yang gajinya di bawah Rp 5 juta, Rp 2 juta, pedagang bakso, ojol, pembantu rumah tangga, dan mereka senang sekali mudiknya gratis, baliknya gratis," jelasnya.
Program ini diharapkan dapat meringankan beban finansial mereka sekaligus memungkinkan mereka untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman saat Lebaran tiba. Luthfi menekankan bahwa ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam mempermudah mobilitas masyarakat.
Dampak Positif bagi Perekonomian Daerah
Lebih lanjut, Gubernur Luthfi menyatakan bahwa program mudik gratis ini tidak hanya bermanfaat bagi para pemudik, tetapi juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. "Ini menjadi suatu, kami sebagai pemerintah provinsi dan mewakili teman-teman kabupaten kota mengucapkan terima kasih atas kerja sama ini, yang tentu akan membuat perkembangan ekonomi di daerahnya masing-masing akan lebih baik," imbuhnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan sirkulasi ekonomi di berbagai daerah di Jawa Tengah, sekaligus memperkuat ikatan sosial antara warga yang merantau dengan keluarga mereka di kampung halaman.
