Indonesia Perketat Pengawasan Hantavirus dari Empat Negara
Indonesia Perketat Pengawasan Hantavirus

Otoritas kesehatan Indonesia mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya hantavirus ke tanah air. Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) resmi memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan dari empat negara.

Langkah Antisipasi Hantavirus

Langkah ini diambil menyusul laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai penemuan kasus penularan hantavirus yang mengakibatkan kematian pada penumpang kapal pesiar MV Hondius. Fokus pengawasan diarahkan pada empat negara yang telah teridentifikasi memiliki kasus atau risiko penularan virus tersebut.

Penjelasan Kepala BBKK

Kepala BBKK Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini, menjelaskan bahwa pengetatan ini menyasar negara-negara yang telah teridentifikasi memiliki kasus atau risiko penularan virus. Pengawasan meliputi pemantauan suhu tubuh, pemeriksaan gejala, dan wawancara riwayat perjalanan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Petugas kesehatan di bandara dan pelabuhan telah disiagakan untuk menangani potensi kasus. Selain itu, kerja sama dengan WHO dan negara-negara terkait terus ditingkatkan untuk memantau perkembangan situasi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga