TPU Karet Bivak Jakpus Ramai Peziarah Jelang Ramadan, Tradisi Keluarga Terus Dilestarikan
TPU Karet Bivak Ramai Peziarah Jelang Ramadan

TPU Karet Bivak Jakpus Ramai Dikunjungi Peziarah Jelang Ramadan

Berziarah kubur menjelang bulan Ramadan telah menjadi tradisi yang kental di masyarakat Indonesia. Salah satu lokasi yang mengalami peningkatan kunjungan peziarah adalah Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak yang terletak di Jakarta Pusat. Menjelang bulan suci Ramadan, pemakaman ini ramai didatangi oleh masyarakat yang ingin mendoakan keluarga atau kerabat yang telah meninggal dunia.

Suasana Ramai dan Penuh Khidmat di Lokasi

Pantauan di lokasi pada Selasa, 17 Februari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB, menunjukkan bahwa peziarah terus berdatangan ke TPU Karet Bivak. Mereka terlihat dengan khidmat berdoa di depan makam-makam yang dikunjungi. Kondisi parkiran di dalam area pemakaman sudah penuh, sehingga beberapa kendaraan peziarah terpaksa diparkir di bahu jalan sekitar lokasi.

Selain peziarah, area sekitar TPU Karet Bivak juga dipenuhi oleh pedagang bunga yang menjajakan dagangannya untuk keperluan ziarah. Suasana ini menciptakan atmosfer yang ramai namun tetap penuh dengan nilai-nilai spiritual dan penghormatan kepada yang telah meninggal.

Kisah Peziarah yang Menjaga Tradisi Keluarga

Salah seorang peziarah, Akwan (34 tahun), mengungkapkan bahwa dirinya datang bersama anak dan istrinya untuk berziarah ke makam orang tuanya. "Habis dari makam orang tua, ya. Doain tadi mau masuk bulan puasa juga kan. Nggak masalah ya (gerimis), jarang-jarang juga ke sini soalnya," ujarnya. Akwan menekankan bahwa berziarah jelang Ramadan sudah menjadi tradisi tahunan dalam keluarganya, yang bertujuan untuk mengingat jasa orang tua dan mendoakan mereka.

Peziarah lainnya, Nunur (39 tahun), juga membagikan pengalamannya. "Tadi ngumpul dulu bareng-bareng ya. Abis itu barusan jalan iring, bareng naik motor. Tiap tahun ya ke sini, bareng keluarga juga," katanya. Nunur menjelaskan bahwa kegiatan ziarah ini biasanya diawali dengan berkumpul bersama keluarga di rumah sebelum berangkat bersama-sama ke pemakaman.

Makna Ziarah dalam Menyambut Ramadan

Tradisi ziarah kubur sebelum Ramadan tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga memiliki makna mendalam bagi masyarakat. Kegiatan ini dianggap sebagai cara untuk:

  • Mendoakan keluarga yang telah meninggal agar mendapatkan tempat yang baik di sisi Tuhan.
  • Mengingat kematian sebagai bentuk introspeksi diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
  • Mempererat tali silaturahmi antaranggota keluarga yang masih hidup.

Kehadiran peziarah di TPU Karet Bivak menunjukkan bahwa tradisi ini masih terus dilestarikan, meskipun berada di tengah hiruk-pikuk ibu kota. Masyarakat tetap menyempatkan waktu untuk menjalankan nilai-nilai spiritual dan kekeluargaan, terutama dalam menyambut bulan yang penuh berkah seperti Ramadan.