TPU Dreded Bogor Ramai Dikunjungi Peziarah Menjelang Ramadan
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dreded yang terletak di Bogor Selatan, Kota Bogor, mengalami lonjakan kunjungan dari para peziarah. Warga setempat berbondong-bondong datang untuk berziarah ke makam anggota keluarga mereka yang telah meninggal, sebagai bagian dari tradisi menyambut Ramadan.
Suasana Ramai dan Khidmat di Lokasi Pemakaman
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa TPU Dreded tampak sangat ramai dikunjungi oleh peziarah, termasuk keluarga dengan anak-anak. Banyak warga terlihat khusyuk membaca doa-doa di depan makam sanak saudara mereka, dengan aktivitas ziarah sering diakhiri dengan menaburkan bunga di atas pusara sebagai bentuk penghormatan.
Sumardi, seorang petugas TPU Dreded, mengonfirmasi bahwa peningkatan kunjungan ini sudah terjadi sejak beberapa hari sebelumnya. "Ya, untuk pengunjung atau peziarah hari ini memang cukup ramai. Sebenarnya sudah sejak minggu lalu, tapi yang ramainya mulai Jumat, Sabtu, sampai hari ini," ujarnya saat ditemui di lokasi pada Selasa, 17 Februari 2026.
Faktor Penyebab dan Aktivitas Pendukung
Sejumlah petugas TPU Dreded tampak bersiaga di sekitar pintu masuk untuk melayani kebutuhan para peziarah. Selain itu, warga sekitar memanfaatkan momen keramaian ini dengan berjualan bunga, yang menjadi barang yang banyak dicari selama kegiatan ziarah.
Sumardi menjelaskan bahwa TPU Dreded selalu menjadi tujuan favorit warga karena lokasinya yang strategis, berada di tengah kota dan dekat dengan jalan utama. Peziarah yang datang tidak hanya berasal dari Kota Bogor, tetapi juga dari daerah sekitarnya.
"Beberapa kita terima laporan juga ada masyarakat yang datang untuk mencari data anggota keluarga mereka, maupun lokasi makam yang kadang mereka lupa di mana titiknya. Ya mungkin karena banyak kesibukan, kadang mengunjungi setahun sekali atau dua tahun sekali," tambah Sumardi, mengungkapkan bahwa ziarah ini sering menjadi momen langka bagi sebagian keluarga.
Konteks Waktu dan Peristiwa Terkait
Peningkatan kunjungan ini terjadi bersamaan dengan persiapan pemerintah untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah. Pemerintah dijadwalkan menggelar sidang isbat pada sore hari yang sama, yang akan dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, untuk menetapkan tanggal 1 Ramadan.
Tradisi ziarah ke makam keluarga menjelang Ramadan telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia, terutama di daerah seperti Bogor, sebagai cara untuk mengenang dan mendoakan orang-orang tercinta yang telah berpulang.