Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud) menyerahkan hewan kurban secara simbolis dalam rangka menyambut Iduladha 1447 H/2026 M. Acara berlangsung di Halaman Kemenbud, Senayan, Jakarta, dengan dihadiri langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Semangat Solidaritas dan Kepedulian Sosial
Penyerahan hewan kurban ini merupakan bentuk solidaritas sekaligus momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan Kementerian Kebudayaan dan masyarakat sekitar. Fadli Zon memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh unit kerja di Kemenbud serta pihak-pihak yang berpartisipasi dalam kurban Iduladha tahun ini.
Refleksi Nilai Budaya Gotong Royong
Menurut Fadli, perayaan Iduladha adalah momen penting untuk melestarikan akar budaya gotong royong serta refleksi diri menuju pribadi yang lebih baik. Ia menyatakan, "Peringatan Iduladha ini merupakan satu peringatan yang penting, terutama bagi umat Islam. Karena di situ ada satu arti tentang pengorbanan, keikhlasan, tentang toleransi, solidaritas sosial dan banyak nilai-nilai yang selama ini juga menjadi bagian dari budaya kita."
Fadli menegaskan bahwa kurban adalah wujud syukur yang dapat memperkuat karakter bangsa. "Kurban juga menjaga tradisi, bagaimana peringatan itu selalu mengingatkan kita kepada mereka yang membutuhkan, mereka yang memerlukan dukungan, bantuan, saling tolong-menolong, dan juga saling bahu-membahu di dalam berbagai situasi dan kesulitan. Nilai-nilai dan budaya seperti ini merupakan bagian paling penting yang juga mengakar di dalam budaya kita," jelasnya.
Pelaksanaan Pemotongan dan Distribusi
Penyelenggaraan kurban Iduladha 1447 H di Kemenbud melibatkan partisipasi seluruh unit utama, satuan kerja, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenbud yang berada di Jakarta. Pemotongan hewan kurban akan dilaksanakan pada Hari Tasyrik Pertama, yaitu tanggal 11 Dzulhijjah 1447 sore, bertepatan dengan hari Kamis (28/5) di Rumah Potong Hewan (RPH) Gudang Sapi Tangerang (GST) Farm Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Jumlah dan Berat Hewan Kurban
Pada tahun ini, Kemenbud menyerahkan 23 ekor sapi kurban ras Bali dan Limosin dengan bobot antara 300 hingga 600 kilogram per ekor. Total bobot 23 sapi kurban mencapai sekitar 7,7 ton, yang berpotensi menghasilkan daging kurban sekitar 4 ton lebih. Daging kurban akan dikemas menjadi paket berisi daging seberat 2 kilogram.
Paket daging kurban akan didistribusikan kepada mustahik atau orang yang berhak menerima, termasuk pegawai Kemenbud di daerah Jabodetabek, pada tanggal 12 Dzulhijjah 1447 pagi, bertepatan dengan hari Jumat (29/5).
Harapan dan Kehadiran Pejabat
Fadli berharap Hari Raya Iduladha membawa kebahagiaan, berkah, serta mempererat silaturahmi dan rasa kepedulian sosial antar sesama. Ia juga berharap masyarakat Indonesia dapat merayakan Iduladha dengan lancar dan berbagi daging kurban kepada yang membutuhkan.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Staf Khusus Menbud Bidang Protokoler dan Rumah Tangga Rachmanda Primayuda; Kepala Biro Barang Milik Negara, Pengadaan Barang dan Jasa, dan Umum Abi Kusno; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik Yayuk Sri Budi Rahayu; Sekretaris Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Lita Rahmiati; Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Judi Wahjudin; Direktur Kerja Sama Mardisontori; Sekretaris Inspektorat Jenderal Ali Nurudin; Inspektur I Suaedi; serta Inspektur II Mohamad Hadad.



