Jenazah Pendaki Yasid Ahmad Ditemukan di Sungai Bukit Mongkrang Setelah 24 Hari Hilang
Pendaki Hilang 24 Hari di Bukit Mongkrang Ditemukan Tewas

Jenazah Pendaki Yasid Ahmad Ditemukan di Aliran Sungai Bukit Mongkrang Setelah 24 Hari Hilang

Setelah menghilang selama 24 hari, pendaki bernama Yasid Ahmad Firdaus (26) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Bukit Mongkrang, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Jenazah korban ditemukan di aliran sungai wilayah Bukit Mitis pada Selasa (10/2/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Proses Penemuan dan Evakuasi oleh Tim Gabungan

Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengonfirmasi bahwa penemuan jenazah dilakukan oleh relawan gabungan yang melakukan pencarian mandiri. "Tadi kita temukan bersama relawan, kita temukan di sungai wilayah Mitis. Kita temukan jam sekira 08.00 WIB, ini dievakuasi ke bawah," jelas Hendro seperti dilansir dari detikjateng.

Hendro menambahkan bahwa jenazah Yasid masih dalam kondisi utuh meskipun terdapat indikasi bahwa beberapa barang pribadi seperti sepatu dan kaus kaki mungkin terbawa arus sungai. "Betul, Yasid. Alhamdulillah jasadnya masih utuh. Informasinya ada sepatu dan kaus kaki yang mungkin terbawa arus," ungkapnya.

Kronologi Hilangnya Pendaki dan Operasi SAR

Yasid dilaporkan hilang setelah melakukan pendakian di Bukit Mongkrang pada Minggu, 18 Januari 2026. Operasi SAR resmi dibuka pada keesokan harinya, Senin (19/1), dan berlangsung selama 7 hari hingga Minggu (25/1).

Karena jenazah belum ditemukan, tim SAR kemudian memperpanjang masa pencarian hingga Sabtu, 31 Januari 2026. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil pada waktu itu.

Proses pencarian akhirnya berhasil setelah 24 hari, dengan penemuan jenazah di lokasi yang cukup terpencil. Setelah proses evakuasi selesai, jenazah Yasid rencananya akan dibawa ke RSUD Karanganyar untuk pemeriksaan lebih lanjut dan proses identifikasi resmi.

Lokasi Bukit Mongkrang dan Potensi Bahaya Pendakian

Bukit Mongkrang yang terletak di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, merupakan salah satu destinasi pendakian yang cukup populer di Jawa Tengah. Namun, kawasan ini juga dikenal memiliki medan yang cukup menantang dengan beberapa titik berbahaya seperti aliran sungai dan tebing curam.

Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya persiapan matang dan keselamatan dalam kegiatan pendakian gunung. Para pendaki disarankan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, membawa peralatan yang memadai, serta menginformasikan rencana perjalanan kepada pihak yang berwenang atau keluarga.