Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Kembali, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1,2 Km
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Kembali, Abu Vulkanik 1,2 Km

Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1,2 Kilometer

Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada hari ini. Menurut laporan terbaru dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), gunung api aktif ini menyemburkan abu vulkanik dengan ketinggian mencapai sekitar 1,2 kilometer di atas puncak kawah.

Status Siaga Level III Tetap Dipertahankan

Meskipun terjadi erupsi, status Gunung Lewotobi Laki-Laki masih tetap berada pada level Siaga atau Level III. Otoritas setempat menegaskan bahwa zona bahaya yang ditetapkan adalah dalam radius 2 kilometer dari puncak kawah. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun di dalam zona tersebut demi menghindari risiko yang mungkin timbul dari material vulkanik yang terlontar.

Erupsi kali ini tercatat terjadi pada pukul 06.00 WITA, dengan kolom abu yang teramati berwarna kelabu hingga hitam dan condong ke arah barat. Pengamatan visual dan instrumental terus dilakukan secara intensif oleh tim PVMBG untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanik gunung ini. Data seismograf menunjukkan peningkatan gempa vulkanik dalam beberapa hari terakhir, yang mengindikasikan akumulasi tekanan di dalam sistem magma.

Dampak dan Langkah Antisipasi

Abu vulkanik yang disemburkan dalam erupsi ini berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan dan iritasi mata bagi penduduk di sekitar lereng gunung. Selain itu, material halus tersebut dapat mengganggu visibilitas di jalan dan merusak tanaman pertanian. Pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk:

  • Penyebaran informasi melalui media sosial dan sistem peringatan dini kepada masyarakat.
  • Penyediaan masker dan fasilitas kesehatan darurat di posko pengungsian.
  • Koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk evakuasi jika diperlukan.

Gunung Lewotobi Laki-Laki merupakan bagian dari kompleks gunung api kembar bersama Gunung Lewotobi Perempuan, yang terakhir kali mengalami erupsi signifikan pada tahun 2022. Aktivitas vulkanik di kawasan ini sering kali dipantau ketat karena sejarah letusan yang tercatat dalam beberapa dekade terakhir. Para ahli vulkanologi memperingatkan bahwa fluktuasi aktivitas seperti ini adalah hal yang wajar dalam siklus gunung api aktif, namun kewaspadaan tetap harus dijaga.

Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti perkembangan informasi resmi dari PVMBG dan instansi terkait, serta menghindari penyebaran berita hoax yang dapat menimbulkan kepanikan. Dengan kerja sama yang baik, risiko bencana vulkanik dapat diminimalisir untuk keselamatan bersama.