Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengajak mahasiswa asing untuk mengenali ekosistem penting Indonesia lewat Batavia Camp Batch 2 pada 12–18 Juli 2026. Sebanyak 36 mahasiswa asing mengikuti kegiatan itu, terdiri dari 33 mahasiswa Jiangxi University of Finance and Economics (JUFE), Tiongkok, seorang mahasiswa magang asal Prancis, serta dua mahasiswa Palestina yang sedang menempuh studi di UNJ.
Kegiatan Penanaman Mangrove dan Transplantasi Terumbu Karang
Dalam program ini, mereka mengikuti penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang di Kepulauan Seribu sebagai pembelajaran mengenai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Peserta mempelajari fungsi mangrove dalam mencegah abrasi, menjaga habitat biota pesisir, dan menyerap karbon, serta memahami rehabilitasi terumbu karang sebagai upaya menjaga ekosistem laut.
Manfaat Ekologis Mangrove dan Terumbu Karang
Mangrove memiliki peran vital dalam mencegah abrasi pantai dan menjadi habitat bagi berbagai biota pesisir. Selain itu, mangrove juga mampu menyerap karbon dalam jumlah besar, membantu mitigasi perubahan iklim. Sementara itu, transplantasi terumbu karang bertujuan memulihkan ekosistem laut yang rusak, menjaga keanekaragaman hayati bawah laut, dan mendukung kehidupan masyarakat pesisir.
Partisipasi Mahasiswa Asing dalam Pelestarian Lingkungan
Melalui Batavia Camp Batch 2, UNJ memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa asing tentang pentingnya menjaga ekosistem Indonesia. Kegiatan ini juga memperkuat kerja sama internasional di bidang lingkungan dan pendidikan. Dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai negara, UNJ berharap dapat meningkatkan kesadaran global akan pentingnya pelestarian alam.



