Kisah Shannen Alexandra, Perempuan Indonesia yang Jadi Head Baker di Mumbai
Shannen Alexandra, Head Baker Asal Indonesia di Mumbai

Shannen Alexandra, perempuan keturunan Indonesia-China asal Bandung, Jawa Barat, kini menjadi salah satu tokoh penting di balik perkembangan budaya roti artisan di Mumbai, India. Ia menjabat sebagai Head Baker di Mag St. Bread Co., sebuah toko roti yang memasok berbagai restoran ternama di Mumbai, termasuk The Table yang masuk dalam daftar Asia's 50 Best Restaurants 2026 Extended List.

Perjalanan Karier Shannen Alexandra

Perjalanan Shannen menuju posisinya saat ini tidaklah mudah. Ia sempat mengalami cedera serius di kedua pergelangan tangannya yang memaksanya berhenti memanggang selama tiga tahun. Namun, alih-alih menyerah, ia justru bangkit dan kembali menekuni dunia roti dan pastri.

Shannen dikenal lewat kreasi roti dan pastri yang memadukan teknik Eropa dengan sentuhan kuliner Indonesia dan China. Hal ini membuat produknya unik dan diminati oleh banyak restoran di Mumbai. Menurut Shannen, tantangan terbesar adalah membangun kembali kepercayaan diri setelah cedera. "Saya harus belajar ulang cara menguleni dan membentuk adonan dengan gerakan yang lebih aman," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak dan Inspirasi

Keberhasilan Shannen menjadi Head Baker di salah satu toko roti terkemuka di Mumbai menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama perempuan Indonesia yang ingin berkarier di bidang kuliner internasional. Ia membuktikan bahwa dengan kerja keras dan ketekunan, hambatan fisik pun bisa diatasi.

Mag St. Bread Co. sendiri telah menjadi pemasok roti untuk berbagai restoran kelas atas di Mumbai. Dengan kehadiran Shannen, cita rasa roti yang dihasilkan semakin kaya akan perpaduan budaya. "Saya ingin memperkenalkan bahwa roti tidak hanya soal Eropa, tapi juga bisa menyatu dengan rempah dan rasa Asia," tambahnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga