Pria Diduga Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel
Pria Diduga Bos Perusahaan Tewas di Hotel Jaksel

Seorang pria berinisial WH (47) yang diduga pejabat teras sebuah perusahaan ditemukan tewas dengan luka tembak di dalam kamar hotel mewah di Jakarta Selatan pada Rabu (15/7) malam. Penemuan jasad korban menggemparkan publik dan menjadi perhatian polisi setempat.

Kronologi Penemuan Jasad

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengonfirmasi adanya luka tembak pada korban. "Dugaannya seperti itu (ada luka tembak)," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa korban adalah seorang pejabat di sebuah perusahaan yang datang ke hotel untuk menginap. "Dia pejabat di perusahaan," ungkapnya.

Korban ditemani oleh sopirnya saat menuju hotel. Sebelum ditemukan tewas, WH sempat mengirim pesan permintaan maaf kepada anak dan istrinya melalui WhatsApp. Pesan tersebut berkaitan dengan urusan rumah tangga dan hubungan suami istri. "Terkait urusan rumah tangga, hubungan suami istri. Sempat minta maaf. Kemudian kan WA," jelas Joko.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dugaan Bunuh Diri karena Masalah Pribadi

Berdasarkan penyelidikan sementara, polisi menduga korban mengakhiri hidupnya karena persoalan pribadi dengan pasangannya. "Dugaannya kan sedang ada masalah sama istri. Jadi ada masalah pribadi dia. Dugaannya masalah pribadi dengan istri. Ada salah sama istri gitu," ujar Joko.

Istri korban merasa curiga dengan pesan permintaan maaf yang dikirim suaminya. Ia kemudian menghubungi sopir untuk memeriksa keadaan WH. "Istri kan curiga. Terus (sopir) dapat telepon dari keluarga suruh ngecek, terus dicek kan gitu," kata Joko. Saat mengecek, sopir menemukan jasad WH sudah tak bernyawa.

Upaya Perbaikan Hubungan

Menariknya, Joko menyebut bahwa sebenarnya WH dan istrinya sedang dalam upaya memperbaiki hubungan. "Sebenarnya mereka tuh sedang akan memperbaiki gitu loh. Memang awalnya suaminya merasa salah sama istrinya, kemudian hari itu sebenarnya komunikasi baik sama istrinya, dan mereka bermaksud untuk memperbaiki," imbuhnya.

Polisi masih terus mendalami kasus ini, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian. Dugaan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri, namun penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga