Ratusan jemaah haji kloter pertama tiba di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin, 1 Juni 2026 malam. Pada hari pertama fase kepulangan, sebanyak 838 jemaah haji tiba di Terminal 2F melalui dua penerbangan. Mereka terdiri dari 391 jemaah Debarkasi Pondok Gede dan 445 jemaah Debarkasi Bekasi, seluruhnya menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.
Kedatangan Penuh Syukur
Para jemaah terlihat keluar dari pesawat dengan sumringah. Berkali-kali mereka mengucapkan syukur bisa tiba di Indonesia dengan sehat dan selamat. Beberapa lansia juga terlihat diangkut dengan kursi roda sebagai fasilitas haji ramah lansia. Manajemen Bandara Soekarno-Hatta turut mendampingi, memastikan para jemaah tiba dengan nyaman setelah menempuh penerbangan panjang dari Tanah Suci.
Salah seorang jemaah, Ahmad (57), asal Bekasi mengaku sangat bersyukur bisa menjalankan ibadah haji tanpa hambatan dan sehat walafiat kembali berkumpul dengan keluarga. "Alhamdulillah semua lancar, semua tertib, tidak ada hambatan, ibadah juga khusyuk. Alhamdulillah juga sebentar lagi kami bisa berkumpul dengan keluarga, senang," ujarnya sembari terus tersenyum. Ia juga mengaku membelikan berbagai macam oleh-oleh untuk keluarga, terutama anak dan cucunya. Bukan hanya air zam-zam, kurma, atau kudapan khas Tanah Suci lainnya, melainkan juga boneka unta yang lucu-lucu. "Ingat cucu," singkatnya.
Terminal Khusus Haji
Sementara itu, Yudis Tiawan, Assistant Deputy Communication and Legal Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengatakan, untuk kedatangan jemaah haji pada 1 Juni malam ini berasal dari Debarkasi Pondok Gede sebanyak 391 orang. "Seluruh jemaah haji melewati Terminal 2F yang memang kami khususkan untuk Terminal Haji. Jadi fasilitas semua kami khususkan untuk para jemaah, termasuk kecukupan tempat duduk untuk menunggu hingga layanan Imigrasi agar mereka cepat," ungkap Yudis.
Alurnya, ketika keluar dari terminal, jemaah tidak langsung dijemput oleh keluarga, melainkan menumpang bus untuk kembali ke Asrama Haji Pondok Gede. Di sanalah keluarga boleh menjemput kembali. "Jadi, kami harapkan tidak ada keluarga dari jemaah haji yang datang ke Bandara Soekarno-Hatta untuk melakukan penjemputan," katanya.



