Kafe di Tokyo Larang Pengunjung Bicara, Bernuansa Perpustakaan
Kafe Tokyo Larang Bicara, Bernuansa Perpustakaan

KOMPAS.com - Jika biasanya kafe identik sebagai tempat ngobrol santai dengan penuh suara tawa pengunjung, hal itu tak berlaku di tempat ini. R Zadokushokan, sebuah kafe di Tokyo, Jepang, justru melarang pelanggannya berbicara selama berkunjung.

Dilansir dari Soranews24, Sabtu (20/6/2026), kata "Zadokushokan" dalam nama kafe ini berarti "perpustakaan untuk membaca dengan tenang sambil duduk", maka tidak heran bila R Zadokushokan dilengkapi dengan ruang baca yang nyaman. Konsep ini sengaja dihadirkan untuk memberikan suasana tenang dan fokus bagi para pengunjung yang ingin menikmati waktu membaca atau bekerja tanpa gangguan suara.

Lokasi kafe ini berada di Tokyo-to, Suginami-ku, Koenji Minami 3-57-6 dan buka setiap hari, kecuali Senin, pukul 12.00-22.30 waktu setempat. Pengunjung yang melanggar aturan dilarang berbicara akan ditegur oleh staf. Aturan ini diterapkan secara ketat untuk menjaga ketenangan dan kenyamanan semua pengunjung.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Selain larangan berbicara, kafe ini juga menyediakan berbagai koleksi buku dan majalah yang dapat dibaca di tempat. Suasana hening membuat kafe ini mirip dengan perpustakaan, namun dengan layanan kafe seperti minuman dan makanan ringan yang bisa dipesan. Kafe ini menjadi pilihan unik bagi mereka yang mencari tempat tenang di tengah hiruk-pikuk Tokyo.

Bagi wisatawan atau penduduk lokal yang ingin berkunjung, disarankan untuk datang tepat waktu karena tempat ini cukup populer. Kafe R Zadokushokan menawarkan pengalaman berbeda dari kafe pada umumnya, mengutamakan ketenangan dan konsentrasi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga