Andre Rosiade Resmikan Dua Asrama Mahasiswa Minang di Yogyakarta
Andre Rosiade Resmikan Dua Asrama Mahasiswa Minang

Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM), Andre Rosiade, meresmikan dua asrama mahasiswa Minangkabau di Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Asrama Mahasiswi Bundo Kanduang dan Asrama Mahasiswa Marapi Singgalang. Peresmian ini menjadi langkah strategis DPP IKM dalam memperkuat peran organisasi sebagai pengikat silaturahmi sekaligus pusat pembinaan generasi muda Minangkabau di rantau.

Peresmian Berlangsung Khidmat

Peresmian dilakukan langsung oleh Andre bersama jajaran pengurus harian DPP IKM. Kegiatan berlangsung khidmat, diawali di Asrama Mahasiswi Bundo Kanduang pada pukul 16.30 WIB dan dilanjutkan di Asrama Mahasiswa Marapi Singgalang pukul 17.30 WIB. Kehadiran dua fasilitas ini ditegaskan bukan sekadar menyediakan hunian, tetapi membangun pusat pembinaan karakter dan identitas generasi muda Minangkabau di perantauan.

"Gedung ini bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga menjadi pusat pembinaan generasi muda Minangkabau agar tetap berpegang pada nilai adat dan budaya," ujar Andre dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026). Hal itu ia sampaikan dalam sambutan peresmian Asrama Mahasiswi Bundo Kanduang dan Asrama Mahasiswa Marapi Singgalang, Rabu (22/4).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Hasil Gotong Royong Perantau

Menurut Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini, kedua asrama tersebut merupakan hasil perjuangan para perantau Minangkabau di Yogyakarta yang sejak awal bergotong royong mengumpulkan dana untuk membeli lahan dan membangun fasilitas. Pengelolaannya kemudian diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Namun, keterbatasan anggaran daerah membuat fasilitas tersebut membutuhkan dukungan renovasi.

"Melalui kolaborasi DPP IKM bersama Semen Indonesia Group dan Hutama Karya, renovasi dilakukan secara bertahap. Selain perbaikan bangunan, bantuan juga mencakup fasilitas penunjang seperti kulkas, mesin cuci, serta rencana pengadaan lemari dan CCTV guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan penghuni," kata Andre yang juga Ketua DPD Gerindra Sumbar.

Terbuka untuk Semua Mahasiswa Minang

Andre menegaskan, kedua asrama ini terbuka untuk seluruh mahasiswa Minangkabau tanpa sekat organisasi atau komunitas. Semangat inklusivitas tersebut menjadi fondasi utama memperkuat kebersamaan perantau Minang di Yogyakarta.

"Pokoknyo lai urang Minang, pakailah gedung ko. Namun mari kita rawat dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya," tegas Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI ini.

Program Mudik Gratis Lebaran 2027

Sebagai bentuk perhatian berkelanjutan kepada mahasiswa rantau, Andre juga menyampaikan komitmen tambahan berupa program mudik gratis 10 bus bagi mahasiswa Minangkabau di Yogyakarta pada Lebaran 2027. Program ini diperkirakan dapat mengangkut sekitar 450 mahasiswa pulang kampung ke Sumatera Barat.

"Jadi, untuk Lebaran 2027, kita buka kesempatan lagi untuk mahasiswa Minang di Yogyakarta bergabung dalam program pulang Basamo. Kalau 2026 lima bus, tahun depan 10 bus," katanya.

Simbol Penguatan Peran IKM

Peresmian Asrama Bundo Kanduang dan Marapi Singgalang sekaligus menjadi simbol penguatan peran IKM sebagai Rumah Gadang Perantau Minang yang menyatukan potensi diaspora Minangkabau. DPP IKM optimistis kehadiran fasilitas ini akan mendorong mahasiswa Minangkabau di Yogyakarta semakin fokus menempuh pendidikan, berprestasi, serta tumbuh sebagai generasi berakhlak, berbudaya, dan siap berkontribusi bagi daerah dan bangsa.

Momentum peresmian tersebut dihadiri berbagai unsur strategis, mulai dari perwakilan lembaga pemerintah, BUMN, hingga jaringan perantau Minangkabau di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Hadir di antaranya Direktur Utama Semen Indonesia Group (SIG), Indrieffouny Indra; Direktur II Hutama Karya, Mardiansyah; serta jajaran DPW IKM Yogyakarta dan DPD Kabupaten/Kota.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga