Wali Kota Jakarta Selatan, M Anwar, mengusulkan pembangunan taman difabel di area eks pedagang Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Usulan ini langsung disetujui oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam acara peresmian Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Embung Jagakarsa, dan Embung Pemuda 1 Srengseng Sawah pada Selasa, 19 Mei 2026.
Pedagang Pindah Secara Mandiri
Anwar melaporkan bahwa para pedagang di Taman Puring telah pindah secara mandiri. "Pedagang alhamdulillah pindah dengan sadar, bongkar sendiri. Hari ini kita mulai meratakan, insyaallah kita kembalikan refungsi menjadi taman kurang lebih 3.000 meter," ujarnya. Ia meminta izin Gubernur untuk membangun taman disabilitas di lokasi tersebut, mengingat belum ada taman difabel di Jakarta Selatan.
Gubernur Perintahkan Eksekusi Cepat
Pramono Anung meminta usulan tersebut segera dieksekusi. Ia meminta Anwar menyerahkan surat pengajuan sebelum tanggal 1 Juni 2026. "Pak Wali, tolong diusulkan sebelum tanggal 1 Juni sudah saya terima. Dan saya minta Pak Asbang secara khusus dialokasikan untuk segera dibangun Taman Puring yang baru tadi malam kita bersihkan," tegasnya.
Taman Difabel Pertama di Jakarta Selatan
Pramono menekankan bahwa taman ini akan menjadi taman difabel pertama di Jakarta Selatan. Menurutnya, keberadaan ruang publik yang ramah difabel sangat penting agar fasilitas kota dapat diakses oleh seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas. Ia juga menjelaskan bahwa taman akan dirancang oleh arsitek yang memahami kebutuhan penyandang disabilitas.
Konsep Taman Difabel
"Saya akan minta untuk di Jakarta Selatan ini supaya menggunakan arsitektur yang paham tentang kebutuhan untuk difabel supaya ruang untuk difabel bisa betul-betul dimanfaatkan oleh difabel yang ada," ujar Pramono. Ia mencontohkan taman difabel yang sudah ada di Pademangan, Jakarta Utara, dan berharap konsep serupa bisa diperluas ke wilayah lain.
Dengan adanya taman ini, diharapkan penyandang disabilitas di Jakarta Selatan memiliki ruang publik yang nyaman dan aksesibel. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas ramah difabel di seluruh wilayah ibu kota.



