Tri Tito Karnavian Tekankan Pola Asuh dan Gizi Anak di Alor
Tri Tito Karnavian Tekankan Pola Asuh dan Gizi Anak

Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menekankan pentingnya edukasi pola asuh, pemenuhan gizi, dan pendidikan karakter dalam membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Angka Stunting di Beberapa Daerah Masih Tinggi

Ia menyampaikan bahwa saat ini masih terdapat angka stunting yang cukup tinggi di beberapa daerah. Padahal, daerah-daerah tersebut memiliki potensi besar untuk menyuplai protein yang cukup, terutama dari sektor perikanan. Menurut Tri, hal ini dipicu oleh kurangnya pengetahuan orang tua mengenai pola asuh dalam memenuhi gizi anak.

"Ibu-ibu harus cari akal supaya anak tidak kurang gizi sebagai pelindung anaknya. Ibu perlu untuk menciptakan makanan yang enak untuk anak," ujar Tri dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5/2026). Hal itu disampaikan Tri saat menghadiri acara Temu Kader PKK Kabupaten Alor di Aula Rumah Jabatan Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), kemarin.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kreativitas Ibu dalam Mengolah Makanan

Tri menjelaskan jika anak enggan melahap makanan dengan kandungan protein tinggi, para ibu dapat mengolah telur atau ikan menjadi makanan yang menarik dan disukai anak. Apalagi saat ini resep masakan tersebut telah banyak tersedia di internet.

"Sebetulnya kalau Ibu punya handphone tinggal Google aja 'buat menu seminggu, satu minggu menu dari telur bermacam-macam yang enak untuk anak-anak' udah keluar semua itu. Pasti anak-anak suka," ungkapnya.

Tri menegaskan kreativitas para ibu dalam memenuhi gizi anak akan membantu mengatasi persoalan stunting. Seiring dengan upaya tersebut, ia juga mendorong para ibu untuk memberikan pendidikan karakter bagi anak.

Pendidikan Karakter untuk Generasi Muda

Ia menegaskan orang tua perlu memastikan anak-anak tidak terjebak pada pergaulan bebas. Sebaliknya, generasi muda didorong untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki dalam menyongsong masa depan.

"Diperkirakan tahun 2045 nanti angkatan kerja itu usia 15-64 tahun akan luar biasa besarnya di mana itu emas. Mereka menjadi emas kalau mereka mampu bersaing, mampu menjadi SDM yang tangguh," ucap Tri.

Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi jajaran kader TP PKK Kabupaten Alor atas sambutan dan keramahannya. Tri berharap potensi yang dimiliki Kabupaten Alor dapat melesat hingga di tingkat mancanegara.

Kehadiran Pejabat dalam Acara

Sebagai informasi, turut hadir pada acara tersebut Staf Ahli Bidang Pendidikan Karakter TP PKK Pusat Sri Handayani, Staf Ahli Bidang Ketahanan Ekonomi Keluarga TP PKK Pusat Niken Tomsi, Sekretaris Umum TP PKK Pusat Lusje Anneke Tabalujan beserta para pengurus TP PKK lainnya. Selain itu, hadir pula Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Vera Johni Asadoma, Ketua TP PKK Kabupaten Alor Lidya Siawan Winaryo, dan para pihak terkait lainnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga