Pramono Anung Setujui MTQ dan Haul Ulama Betawi Sambut HUT ke-499 Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah menyampaikan dua rencana kegiatan penting dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta yang akan jatuh pada Juni 2026 mendatang. Dia secara resmi menyetujui penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Haul Ulama Betawi sebagai bagian dari perayaan tersebut.
Pramono menjelaskan bahwa MTQ akan kembali digelar secara berjenjang, dimulai dari tingkat kelurahan, kemudian naik ke kecamatan, kota atau kabupaten, dan akhirnya mencapai tingkat provinsi. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga membawa kebaikan dan manfaat spiritual bagi masyarakat luas di Jakarta.
Haul Ulama Betawi Digelar di Monas
Selain MTQ, Haul Ulama Betawi juga akan diselenggarakan secara bersama-sama di Monumen Nasional (Monas). Pernyataan ini disampaikan oleh Pramono usai melaksanakan salat Subuh dan zikir berjemaah bersama para habaib serta alim ulama dari Majelis Silaturahmi Al-Munawwar di Balai Kota Jakarta pada Jumat, 13 Februari 2026.
Pramono menekankan bahwa acara ini bertujuan untuk menghormati dan mengenang jasa-jasa ulama Betawi yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan agama dan budaya di ibu kota.
Tema HUT Jakarta: Kota Global dan Berbudaya
Sebelumnya, pada peringatan HUT ke-498 Kota Jakarta yang digelar pada Sabtu, 24 Mei 2025 di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tema yang diangkat adalah 'Jakarta Kota Global dan Berbudaya'. Pramono mengungkapkan alasan dipilihnya tema tersebut, yakni karena budaya Betawi dianggap sebagai budaya utama yang harus dijaga dan dipromosikan di Jakarta.
"Membuat adat istiadat budaya Betawi itu merupakan budaya utama yang ada di Jakarta ini. Maka kenapa kemudian kami memilih tema utama dalam hari ulang tahun ini menjadi Kota Global dan Berbudaya Jakarta ini," kata Pramono dalam sambutannya saat itu.
Dia juga menyebutkan bahwa saat ini Jakarta menempati peringkat ke-74 dari 156 kota global di dunia. Oleh karena itu, Pramono menargetkan agar Jakarta dapat masuk ke dalam 50 besar kota global pada tahun 2029. "Kita mempunyai target 2029 kita akan berada di 58 atau top 50. Apakah bisa? Saya yakin haqul yakin pasti bisa kalau kita mau bekerja bersama-sama," tegasnya.
Peringatan Banjir Rob di Pesisir Jakarta
Sementara itu, dalam konteks yang berbeda, warga di 11 wilayah pesisir Jakarta diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob yang diperkirakan berlangsung hingga 16 Februari 2026. Peringatan ini dikeluarkan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok melaporkan adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan Fase Bulan Purnama atau Perigee.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan bahwa fenomena tersebut dapat memicu peningkatan tinggi muka air laut di wilayah pesisir utara Jakarta. Puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 05.00-11.00 WIB.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, hingga kawasan Kepulauan Seribu. "Masyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan, karena durasi pasang tinggi bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut," kata Isnawa dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Kamis, 12 Februari 2026.
BPBD DKI Jakarta juga mengimbau warga untuk mewaspadai perubahan kondisi cuaca serta dinamika air laut yang bisa berubah dengan cepat. Selain itu, warga diingatkan untuk menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terkena banjir rob, terutama saat puncak pasang. "Pastikan juga sistem drainase di sekitar rumah tetap berfungsi baik untuk menghindari terjadinya genangan air," ucap Isnawa.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat memantau prediksi cuaca melalui kanal digital resmi Pemprov DKI, seperti laman bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, aplikasi JAKI untuk melaporkan genangan, serta situs pantaubanjir.jakarta.go.id. Layanan darurat gratis 112 juga telah disiapkan untuk merespons situasi darurat dan laporan masyarakat yang membutuhkan pertolongan.



