Prabowo di Puncak Perayaan Imlek 2026: Bangsa Besar Tidak Takut Perbedaan
Prabowo di Puncak Imlek 2026: Bangsa Besar Tak Takut Perbedaan

Prabowo Subianto Soroti Toleransi dalam Perayaan Imlek 2026 di Jakarta

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto hadir sebagai tamu kehormatan dalam acara puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2026 yang digelar di Jakarta pada hari ini. Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa bangsa yang besar tidak pernah takut dengan perbedaan, melainkan justru menganggapnya sebagai kekuatan yang memperkaya identitas nasional.

Pesan Persatuan di Tengah Keberagaman Budaya

Prabowo menyampaikan bahwa perayaan Imlek, yang merupakan bagian dari warisan budaya Tionghoa di Indonesia, harus dipandang sebagai simbol harmoni dan kerukunan antarumat beragama serta antarsuku. Ia menekankan bahwa keberagaman etnis, agama, dan tradisi di tanah air bukanlah ancaman, tetapi aset berharga yang dapat memperkuat persatuan bangsa.

"Kita harus bangga dengan pluralitas yang ada," ujar Prabowo di hadapan ratusan peserta yang hadir, termasuk perwakilan komunitas Tionghoa, pejabat pemerintah, dan tokoh masyarakat. "Sejarah telah membuktikan bahwa Indonesia mampu bertahan dan berkembang justru karena kemampuannya merangkul perbedaan."

Konteks Politik dan Sosial dalam Peringatan Imlek

Kehadiran Prabowo dalam perayaan Imlek 2026 ini juga menarik perhatian mengingat posisinya sebagai figur politik senior yang kerap dikaitkan dengan isu-isu nasional. Acara ini tidak hanya sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi momen untuk menyampaikan pesan-pesan tentang pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan negara di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Prabowo menambahkan bahwa pemerintah, melalui Kementerian Pertahanan, berkomitmen untuk melindungi seluruh warga negara tanpa memandang latar belakang. "Keamanan dan kedamaian adalah hak semua orang, dan itu harus dijaga bersama," tegasnya.

Dampak dan Harapan ke Depan

Perayaan Imlek 2026 ini diharapkan dapat memperkuat semangat toleransi dan inklusivitas di masyarakat. Prabowo mengajak semua pihak untuk terus bekerja sama dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan beradab, di mana setiap individu merasa dihargai dan dilindungi.

"Mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat bahwa kita adalah satu bangsa, satu tanah air, dengan cita-cita yang sama," tutup Prabowo, disambut tepuk tangan meriah dari hadirin. Acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang mencerminkan kekayaan tradisi Nusantara.