PLN Perkuat Pemberdayaan Perempuan Melalui Srikandi Movement, Capai 40 Ribu Penerima Manfaat
PLN Perkuat Pemberdayaan Perempuan Lewat Srikandi Movement

PLN Perkuat Pemberdayaan Perempuan Melalui Srikandi Movement, Capai 40 Ribu Penerima Manfaat

Jakarta - PT PLN (Persero) terus menggalakkan kontribusi perempuan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan, sekaligus menjadi penggerak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui Program Srikandi Movement. Inisiatif ini sejalan dengan semangat Hari Kartini dan merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Program Srikandi Movement telah memberikan dampak yang luas, dengan menjangkau sekitar 40 ribu penerima manfaat di lebih dari 140 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah sepanjang tahun 2025. Gerakan ini berfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui pemberdayaan masyarakat, diimplementasikan melalui lima inisiatif utama.

Lima Inisiatif Utama Srikandi Movement

Program Srikandi Movement terdiri dari lima inisiatif yang dirancang untuk menghadirkan dampak nyata di berbagai bidang. Inisiatif tersebut meliputi Srikandi Goes to School/Campus, Srikandi Sahabat Anak, Women Support Women, Srikandi Care, serta Inspiring Srikandi. Masing-masing program ini bertujuan untuk meningkatkan pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, dan pengembangan kapasitas perempuan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa peran Srikandi PLN kini tidak hanya terbatas pada kegiatan operasional dan penyediaan energi listrik. "Srikandi PLN turut aktif mendorong penciptaan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya perempuan dan kelompok rentan. Lewat Srikandi Movement, secara kontinyu PLN dapat berkontribusi positif dalam pemberdayaan perempuan di berbagai sektor," ujar Darmawan dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2026).

Darmawan menambahkan, "Melalui Srikandi Movement, PLN ingin memastikan bahwa kehadiran kami memberikan manfaat yang lebih luas. Program ini dirancang untuk mendorong kemandirian, meningkatkan kualitas hidup, serta membuka peluang bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi dalam perekonomian."

Dampak Positif dan Capaian Program

Ketua Harian Srikandi PLN, Kamia Handayani, mengungkapkan bahwa Srikandi Movement telah menjangkau puluhan ribu penerima manfaat melalui berbagai inisiatif lintas sektor. Hal ini tercermin dari capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 89,5 serta nilai Social Return on Investment (SROI) yang positif, sebagai indikator nyata manfaat yang dirasakan masyarakat.

Kamia menjelaskan bahwa Women Support Women menjadi salah satu program unggulan dengan capaian implementasi yang sangat positif. Program ini telah menjangkau 1.296 penerima manfaat dan melibatkan 36 kelompok, dengan nilai SROI mencapai 5,79 pada tahun 2025, menunjukkan dampak berlipat bagi masyarakat.

"Melalui Women Support Women, kami mendorong perempuan untuk lebih mandiri secara ekonomi, tidak hanya dengan memberikan akses dan peluang, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan, pendampingan, serta jejaring yang dapat memperkuat keberlanjutan usaha mereka," jelas Kamia.

Rincian Program Lainnya

Selain Women Support Women, program lain dalam Srikandi Movement juga menunjukkan hasil yang signifikan:

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga
  • Srikandi Goes to School/Campus: Berfokus pada peningkatan literasi dan wawasan melalui kegiatan berbagi ilmu di luar kurikulum formal, telah menjangkau 5.102 orang serta 240 tenaga pendidik di 60 lokasi.
  • Srikandi Sahabat Anak: Memperkuat pemenuhan hak dan kesejahteraan anak melalui edukasi, pendampingan, serta bantuan kebutuhan dasar, menjangkau 16.591 anak, 301 guru dan pendamping di 83 sekolah dan lembaga, dengan nilai SROI sebesar 2,59.
  • Srikandi Care: Berkontribusi dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui edukasi gizi, layanan kesehatan, serta upaya penurunan stunting, menjangkau 7.309 ibu dan 3.249 anak, dengan nilai SROI sebesar 2,68.
  • Inspiring Srikandi: Sebagai wadah pengembangan kapasitas perempuan melalui pelatihan non kedinasan, seperti peningkatan keterampilan dan kompetensi diri, telah diikuti oleh lebih dari 8.400 peserta.

Testimoni dari Penerima Manfaat

Lanny Juliana Mogot, salah satu penerima manfaat program Srikandi Movement asal Manado, Sulawesi Utara, merasakan dampak positif dari inisiatif tersebut, khususnya Women Support Women. Sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ia mengungkapkan bahwa dukungan dari PLN telah membawa perubahan signifikan dalam pengembangan usahanya.

"Program ini benar-benar membantu kami untuk berkembang. Kami tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga ilmu dan pendampingan dalam menjalankan usaha. Sekarang kami lebih percaya diri untuk meningkatkan usaha dan menambah penghasilan keluarga," ujarnya.

Komitmen Berkelanjutan PLN

Melalui Srikandi Movement, PLN optimistis dapat terus memperluas dampak positif bagi masyarakat serta memperkuat peran perempuan sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia. Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen keberlanjutan perusahaan dalam mendorong pemberdayaan yang inklusif dan berdampak jangka panjang.

Kamia menambahkan, "Seluruh program ini yang kami jalankan dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan. Kami percaya bahwa ketika perempuan diberdayakan, maka keluarga dan masyarakat juga akan ikut tumbuh dan memberikan manfaat yang semakin luas."