PAM JAYA dan Pelita Jaya Luncurkan Kampanye Tumbler untuk Kurangi Sampah Plastik di Jakarta
Sebagai bagian dari upaya mempromosikan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, PAM JAYA bersama klub basket Pelita Jaya Jakarta menggelar inisiatif pembagian tumbler gratis kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan mendorong kebiasaan membawa tumbler sebagai gaya hidup baru di kalangan masyarakat urban Jakarta, yang saat ini menempati peringkat ke-71 dunia menurut Global Cities Index (GCI) 2025.
Kegiatan Bagi-Bagi Tumbler di Halte Bundaran Senayan
Acara pembagian tumbler dilaksanakan pada Senin (9/3) menjelang waktu berbuka puasa di Halte Bundaran Senayan, yang berlokasi di depan Ratu Plaza, Jakarta Pusat. Sejumlah atlet ternama Pelita Jaya, termasuk Brandon Jawato, Russel Nyoo, dan Reza Guntara, turut hadir secara langsung untuk membagikan tumbler kepada warga yang melintas.
Dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Selasa (10/3/2026), Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menyampaikan bahwa kolaborasi ini dirancang untuk mengajak masyarakat Jakarta menjadi pejuang tumbler. "Kami ingin masyarakat Jakarta ke mana-mana bisa bawa tumbler. Di sini, kami berkolaborasi dengan Pelita Jaya sebagai ikon anak muda Jakarta untuk bisa mengampanyekan gerakan bawa tumbler," ujarnya.
Upaya Serius Kurangi Sampah Plastik di Ibu Kota
Arief menekankan pentingnya mengurangi konsumsi air minum dalam kemasan secara bertahap, mengingat total timbulan sampah di Jakarta mencapai sekitar 7.000-8.000 ton per hari. Menurutnya, membawa tumbler merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu menekan jumlah sampah, khususnya botol plastik.
"Dengan membawa tumbler, masyarakat bisa mengisi langsung air minum gratis di Water Purifier PAM JAYA yang tersedia di sejumlah titik transportasi umum dan ruang publik. Ini adalah salah satu langkah konkret yang kami lakukan. Tentu kita harus sehat, hemat, dan mengurangi sampah plastik," jelas Arief.
Dampak Positif Water Purifier PAM JAYA
PAM JAYA mencatat bahwa keberadaan Water Purifier di tujuh halte Transjakarta telah dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. Data menunjukkan bahwa dalam periode Januari 2025 hingga Januari 2026, lebih dari 600 ribu liter air telah dikonsumsi melalui fasilitas ini.
Jika dikonversikan, jumlah tersebut setara dengan penghematan sekitar 1,3 juta botol plastik, yang menjadi kontribusi nyata dalam upaya pengurangan sampah plastik di Jakarta. Saat ini, PAM JAYA telah bekerja sama dengan Transjakarta untuk menyediakan water purifier di beberapa halte, termasuk Halte Bundaran Senayan dan Halte CSW Kebayoran Baru, serta di ruang publik seperti Masjid Fatahillah dan Balai Kota Jakarta.
Dukungan dari Atlet Pelita Jaya
Atlet Pelita Jaya, Brandon Jawato, menyatakan kegembiraannya dapat terlibat langsung dalam kegiatan ini. Ia menilai inisiatif tersebut sangat positif dan perlu didorong agar menjadi bagian dari gaya hidup warga Jakarta, terutama anak muda.
"Saya sehari-hari pun ketika latihan basket ataupun pertandingan selalu membawa tumbler. Tumbler telah menjadi barang wajib yang harus saya bawa setiap saat. Saya juga mau anak muda Jakarta bisa bawa tumbler ke mana-mana," terang Brandon.
Brandon menambahkan bahwa gerakan membawa tumbler harus terus dikampanyekan agar dapat berkembang menjadi budaya masyarakat. "Kita sebagai anak muda perlu memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan. Dan gerakan bawa tumbler ini harus menjadi budaya bagi kita. Kita harus menjadi tumbler warriors," tutupnya.
Komitmen Berkelanjutan untuk Aksi Positif
Ke depan, sinergi antara PAM JAYA dan Pelita Jaya akan terus ditingkatkan untuk menghadirkan berbagai aksi positif bagi masyarakat Jakarta. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas dampak kampanye gaya hidup ramah lingkungan dan mendorong partisipasi aktif warga dalam mengurangi sampah plastik.
