Menbud Fadli Zon Salurkan Bantuan untuk Warga di Sekitar Situs Budaya Banuaraja
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, telah melakukan kunjungan kerja ke Aceh untuk meninjau lokasi-lokasi bersejarah yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. Dalam rangkaian kegiatan ini, ia secara langsung menyerahkan bantuan kepada warga yang tinggal di sekitar Situs Istana Banuaraja dan Sekolah Inspirasi Bangsa di Aceh Tamiang.
Apresiasi Semangat Masyarakat dan Pelajar
Fadli Zon mengapresiasi semangat tinggi yang ditunjukkan oleh masyarakat dan para pelajar di tengah proses pemulihan pascabencana. Ia menekankan bahwa kebersamaan dan gotong royong merupakan kekuatan penting untuk bangkit dari situasi sulit. "Dengan melihat semangat masyarakat, dari orang tua hingga anak-anak, kita yakin bahwa kita bisa bangkit, optimis, dan kembali pulih dengan cepat serta kuat," ucap Fadli dalam keterangan tertulis pada Minggu, 8 Maret 2026.
Kunjungan ini dilakukan pada Sabtu, 7 Maret 2026, di mana Fadli mengunjungi kawasan Situs Istana Banuaraja, Sekolah Inspirasi Bangsa, serta hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir. Ia menyerahkan bantuan secara simbolis, termasuk rendang dan dukungan untuk huntara, sebagai bagian dari upaya pemulihan berkelanjutan.
Dukungan Kementerian Kebudayaan untuk Pemulihan
Bantuan yang disalurkan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Kebudayaan untuk mendukung pemulihan di wilayah terdampak. Kementerian berharap agar aktivitas masyarakat, pelestarian situs budaya, dan kegiatan pendidikan di kawasan tersebut dapat kembali berjalan optimal. Fadli menyampaikan keyakinannya bahwa masyarakat Aceh Tamiang memiliki solidaritas yang kuat untuk bangkit dari dampak bencana.
"Pemerintah pusat dan daerah, bersama kementerian/lembaga serta elemen masyarakat, akan terus bekerja sama mendukung proses pemulihan agar warga dapat pulih," tambahnya. Kementerian Kebudayaan juga menyatakan komitmennya untuk mendampingi pemulihan situs budaya yang terdampak bencana, sekaligus memperhatikan keberlanjutan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Program Pelestarian dan Pemberdayaan
Dukungan ini dilakukan melalui program pelestarian, pemulihan, dan pemberdayaan masyarakat, dengan tujuan agar warisan budaya tetap terjaga dan mendukung kesejahteraan warga. Dalam kunjungan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat penting, antara lain:
- Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah
- Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi
- Sekretaris Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Wawan Yogaswara
- Direktur Warisan Budaya, I Made Dharma Suteja
- Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I Aceh, Piet Rusdi
- Kepala Balai Pelestarian Wilayah II Medan, Sukronedi
Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan lintas sektor dalam upaya pemulihan dan pelestarian budaya di Aceh Tamiang. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat dapat segera bangkit dan situs budaya tetap lestari untuk generasi mendatang.
