Megawati Tiba di Madinah, Ziarah ke Makam Rasulullah SAW Didampingi Anak-anak
Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah SAW di Madinah

Megawati Soekarnoputri Tiba di Madinah untuk Ibadah Umrah dan Ziarah

Presiden Republik Indonesia kelima yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, telah tiba di kota Madinah, Arab Saudi. Kedatangannya terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026, siang waktu setempat, setelah melakukan perjalanan dari Bandara Internasional King Khaled di Riyadh.

Didampingi Keluarga dalam Perjalanan Spiritual

Dalam kunjungan religius ini, Megawati tidak sendirian. Ia ditemani oleh putranya, M. Prananda Prabowo, beserta istri Prananda, Nancy Prananda, serta putrinya yang merupakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Puan Maharani. Rombongan disambut di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz oleh Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary, bersama dengan Ketua DPP PDIP bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah, dan Duta Besar Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi.

Megawati, yang mengenakan abaya berwarna hitam, berencana untuk melaksanakan ibadah ziarah ke makam Rasulullah SAW serta menunaikan salat sunah di Raudhah Masjid Nabawi di Madinah pada malam hari. Zuhairi Misrawi, yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDIP bidang Agama nonaktif, menjelaskan bahwa ibadah ini merupakan bagian dari rangkaian umrah yang dimulai di Masjidil Haram, Mekkah.

Napak Tilas Sejarah dan Doa untuk Indonesia

"Ibu Megawati mengawali ibadah umrah di Masjidil Haram, Mekkah dengan melakukan ziarah ke Raudhah dan Masjid Nabawi di Madinah dalam rangka napak tilas perjuangan Rasulullah SAW dalam membangun peradaban kemanusiaan," ujar Zuhairi. Ia menambahkan bahwa kota Madinah memiliki signifikansi historis yang mendalam, terutama dengan lahirnya Piagam Madinah yang menjadi tonggak konstitusi modern dan menginspirasi para pendiri bangsa Indonesia dalam menetapkan Pancasila.

Selain itu, ibadah di Madinah ini juga dimanfaatkan untuk melangitkan doa sebagai bentuk rasa syukur. Megawati dan keluarganya berterima kasih atas penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa dari Princess Noura University serta kelancaran kegiatan Zayed 2026 yang diikutinya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. "Puncaknya, Ibu Megawati dan keluarga akan berdoa untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia Raya. Ibu Megawati akan berdoa untuk Bung Karno, Ibu Fatmawati, Bapak Taufiq Kiemas, Bapak Surindro Supjarso, keluarga besar PDI Perjuangan, dan bangsa Indonesia," jelas Zuhairi.

Kebahagiaan Keluarga Setelah Gelar Kehormatan

Sebelum tiba di Madinah, Megawati telah menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) ke-11 dari Princess Noura University di Riyadh. Ahmad Basarah menceritakan bahwa kedua anak Megawati, Prananda dan Puan, tampak sangat bahagia dengan pencapaian ini. "Mas Nanan dan Mbak Puan bahkan memberi kecupan hangat kepada Ibu Megawati usai prosesi penganugerahan. Ibadah umrah di Madinah dan Mekkah ini juga momen pertama keduanya bersama-sama mendampingi Ibu Megawati. Momen ini tentu menjadi peristiwa yang membahagiakan bagi keluarga besar PDI Perjuangan," kata Basarah.

Kunjungan spiritual ini tidak hanya sekadar ibadah pribadi, tetapi juga mengandung makna mendalam bagi Megawati sebagai pemimpin politik dan figur nasional. Dengan ziarah ke makam Rasulullah SAW, ia menghubungkan nilai-nilai sejarah Islam dengan kontribusinya bagi Indonesia, sambil mendoakan kemajuan bangsa dan partainya.