AHY Rayakan Imlek di Tangerang, Doakan Kesuksesan Pemerintahan Prabowo
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, merayakan Tahun Baru Imlek 2577 atau 2026 bersama ratusan masyarakat Tionghoa di Vihara Hok Tek Bio, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (11/2/2026). Kegiatan bertajuk "Harmoni Nusantara, Bersama Kita Kuat–Bersatu dalam Harapan Indonesia" ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Imlek yang dikenal sebagai Tahun Kuda Api.
Doa untuk Pembangunan dan Persatuan Bangsa
Dalam kesempatan tersebut, AHY menyampaikan harapan agar Tahun Kuda Api membawa semangat optimisme, kerja keras, dan pantang menyerah bagi seluruh masyarakat Indonesia. "Mudah-mudahan kita semua diberikan kesuksesan dan kesejahteraan yang lebih baik di tahun ini dan ke depan," ujarnya. AHY juga secara khusus meminta doa untuk kesuksesan pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk komunitas Tionghoa.
Dia menegaskan bahwa kehadiran Partai Demokrat di vihara tertua di Banten itu merupakan bentuk silaturahmi dan kepedulian sosial, dengan menjunjung tinggi nilai nasionalisme, religiusitas, dan penghormatan terhadap keberagaman. "Kita benar-benar ingin menghormati keberagaman dan perbedaan yang kita miliki, apa pun latar belakang kita, identitas kita, baik suku, agama, ras, maupun etnis," tegas AHY.
Bakti Sosial dan Makna Simbolis
Kegiatan ini juga diisi dengan bakti sosial yang dipimpin oleh Ketua Panitia Perayaan Imlek 2026 DPP Partai Demokrat, Merry Riana. Sebanyak 200 paket sembako dibagikan kepada warga Tionghoa, termasuk mereka yang terdampak banjir. Paket tersebut mengandung makna simbolis khas Imlek:
- Beras: harapan rezeki melimpah dan kehidupan berkecukupan.
- Gula dan kecap: hidup manis dan penuh sukacita.
- Mi: simbol panjang umur dan kesehatan.
- Ikan: kelimpahan dan kemakmuran.
- Teh: harmoni, ketenangan, dan kedamaian dalam keluarga.
- Jeruk: emas atau rezeki yang berlimpah.
- Angpao: diberikan langsung sebagai tanda berbagi kebahagiaan.
Merry Riana mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini, menekankan bahwa perayaan Imlek adalah bagian dari budaya yang inklusif, bukan sekadar perayaan agama. "Hari ini yang berkumpul di sini mungkin berbeda agama, tetapi bersama-sama merayakan Imlek sebagai bagian dari kebudayaan," katanya.
Refleksi Sejarah dan Harapan ke Depan
AHY, yang bershio Kuda Tanah, juga merefleksikan sejarah kelam yang pernah dialami warga Tionghoa di Indonesia, termasuk masa diskriminasi, sebelum akhirnya bisa bebas menjalankan ibadah dan merayakan Imlek. Dia menekankan pentingnya persatuan dalam keberagaman. "Kita sepakat bahwa Indonesia adalah satu kesatuan, apapun latar belakang suku, agama, ras dan etnis yang kita miliki, Indonesia satu, kita punya tujuan yang sama," tuturnya.
Selain itu, AHY meminta dukungan doa dari masyarakat Tionghoa dan seluruh rakyat Indonesia agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengawal pembangunan infrastruktur nasional. "Pada akhirnya, pembangunan hanya akan berarti jika masyarakatnya semakin sejahtera dan bahagia," jelasnya. Rangkaian bakti sosial Partai Demokrat dilanjutkan ke Panti Jompo Atma Berata dan Panti Asuhan Kasih Anugerah di Jakarta Utara, memperkuat komitmen partai dalam kepedulian sosial dan harmoni bangsa.